Viral Penembakan di Semarang, Ini Fakta Baru dan Motif Pelaku
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.
Harianjogja.com, KULONPROGO - Puluhan rumah warga di tiga kecamatan di Kulonprogo kembali terendam banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Kamis (9/1/2014). Kejadian yang kedua dalam kurun waktu satu bulan ini membuat warga keheranan karena sebelumnya tidak pernah terjadi dua kali banjir besar dalam satu musim penghujan.
Dari pantauan, banjir terjadi di Desa Jatirejo dan Wahyuharjo Kecamatan Lendah; Desa Tirtorahayu Kecamatan Galur, dan Desa Gotakan Kecamatan Panjatan. Air menggenangi areal pertanian dan permukiman warga setinggi 50 sentimeter, karena aliran Sungai Heisero, Puton, dan Zen tidak mampu menampung derasnya hujan.
Yulianti, 30, warga Pedukuhan XIII, Desa Tirtorahayu, Kecamatan Galur, mengungkapkan, banjir biasanya hanya terjadi satu kali dalam satu tahun. “Kali ini tidak sampai satu bulan sudah banjir lagi,” tukasnya.
Menurutnya, musibah ini meresahkan warga karena berdasarkan banjir pertama banyak anak terserang muntaber dan diare.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.
Jemaah haji Indonesia Muhammad Firdaus Ahlan hilang di Makkah. PPIH lakukan pencarian intensif dan gandeng polisi Saudi.
Fabio Di Giannantonio juara MotoGP Catalunya 2026 usai balapan penuh drama. VR46 kian kuat, peluang juara dunia terbuka.
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.