Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
JIBI/HARIAN JOGJA/DESI SURYANTOTERPAKSA DIEVAKUASI: Sejumlah pasien dari Paviliun Vinolia Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wirosaban Yogyakarta terpaksa dievakuasi keluar kamar perawatan saat gempa mengguncang DI. Yogyakarta, Sabtu (21/8) malam. Gempa berkekuatan 5.0 skala richter tersebut membuat panik pasien berserta keluarga yang menungguinya, rumah sakit ini mengalami kerusakan kecil pada plafon ruang Cempaka dan pintu ruangan paviliun Vinolia.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Rumah Sakit Umum Daerah Wonosari kewalahan menangani pasien yang membeludak menyusul diberlakukannya Jaminan Kesehatan Nasional melalui Badan Pelayanan Jaminan Kesehatan (BPJS).
Kepala Bidang Pelaynan Medis dan Keperawatan RSUD Wonosari Triyani Heny Astuti mengungkapkan sejak sepekan terakhir pasien mengalami lonjakan yang drastis setelah ada BPJS. Penyebabnya, saat ini pihaknya tidak hanya melayani pasien Jamkesmas, Jamkesos, Jamkesta tetapi TNI-Polri.
“Kalau dulu TNI-Polri kan langsung ke Jogja sekarang dengan BPJS bisa berobat di RSUD,” katanya saat ditemui Harian Jogja, Kamis (9/1/2014).
Wonosari hanya memiliki 169 ruang rawat inap kategori kelas satu sampai tiga.
Untuk menghindari penumpukan, RSUD Wonosari terpaksa harus merujuk beberapa pasien ke Jogja. Namun, untuk pelayanan tanpa rawat inap, Heny memastikan pasien masih terlayani dengan baik.
Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan puskesmas-puskesmas yang ada di Gunungkidul untuk memaksimalkan pelayanan sehingga pasien yang tidak mendesak untuk dirujuk cukup dilayani di Puskesmas. “Beberapa puskesmas juga ada rawat inapnya,” ucap Heny.
Kepala Operasional BPJS Kesehatan Gunungkidul Fatma Kurniawati mengakui pasti ada lonjakan pasien di rumah sakit setelah ada peralihan pasien ke BPJS.
Badan yang dipimpinnya juga memerlukan evaluasi dari rumah sakit agar pelayanan pasien bisa maksimal.
Menurut Fatma, rumah sakit di Gunungkidul yang bekerja sama dengan BPJS hanya dua, yaitu RSUD Wonosari dan Rumah Sakit Nur Rohmah di Kecamatan Playen.
“Setelah BPJS ini sedikit berjalan otomatis dimungkinkan untuk menambah kerja sama dengan rumah sakit swasta juga,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Dua penyu ditemukan mati di Pantai Sepanjang dan Nglolang Gunungkidul dalam dua hari. Bangkai langsung dievakuasi dan dikubur.
PSS Sleman resmi melepas Muhammad Kanu Helmiawan ke Persiku Kudus dengan status transfer permanen jelang Super League 2026/2027.
BNPB mengintensifkan OMC untuk memicu hujan guna membantu pemadaman karhutla Kalimantan dan menyiagakan 30 helikopter.
Pemerintah membagi penanganan karhutla per wilayah dan memprioritaskan enam provinsi, dengan pengerahan 12.880 personel.
Regrouping SDN Hargomulyo dengan SDN Banjaran dibatalkan Disdikpora Kulonprogo setelah mendapat penolakan warga karena lokasi sekolah lebih jauh.