Profil Gus Rozin Bangun BPRS untuk UMKM di Sekitar Pesantren
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Ratusan warga desa Glagah mencabut paksa patok penanda lokasi bandara yang menancap di wilayah tempat tinggal mereka setelah menggeruduk balai Desa Glagah Kecamatan Temon, Jumat (10/1/2014).
Mereka mengambil tindakan ini karena mendapat jawaban yang tidak memuaskan saat mendesak kepala desa membongkar patok-patok tersebut.
Aksi bermula saat ratusan warga laki-laki dan perempuan dari berbagai usia mendatangi balai desa sekitar pukul 09.30 WIB. Mereka hendak menemui kepala desa Glagah dan menuntut pencabutan patok bandara yang tertancap di lahan serta pekarangan rumah.
Dari pantauan Harianjogja.com, dialog antara warga dengan kades Glagah yang berlangsung selama 30 menit berjalan panas karena kades dinilai tidak berani mengambil sikap.
Teriakan yang menyerukan gagalkan bandara, diikuti gebrakan meja serta beragam seruan penolakan mewarnai pertemuan tersebut. Usai dialog warga segera berbondong-bondong mendatangi lokasi patok-patok ditancapkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Dua penyu ditemukan mati di Pantai Sepanjang dan Nglolang Gunungkidul dalam dua hari. Bangkai langsung dievakuasi dan dikubur.
PSS Sleman resmi melepas Muhammad Kanu Helmiawan ke Persiku Kudus dengan status transfer permanen jelang Super League 2026/2027.
BNPB mengintensifkan OMC untuk memicu hujan guna membantu pemadaman karhutla Kalimantan dan menyiagakan 30 helikopter.
Pemerintah membagi penanganan karhutla per wilayah dan memprioritaskan enam provinsi, dengan pengerahan 12.880 personel.
Regrouping SDN Hargomulyo dengan SDN Banjaran dibatalkan Disdikpora Kulonprogo setelah mendapat penolakan warga karena lokasi sekolah lebih jauh.