73 Kuota Jalur Mandiri Unsoed Disetting, Calon Maba Dimintai Uang
KPK menemukan dugaan pengaturan 73 dari 245 kuota PMB jalur mandiri Unsoed. Penyidik juga mengungkap tiga klaster perkara
Harianjogja.com, BANTUL—Predikat keuangan daerah Kabupaten Bantul Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih mulai 2012 berbuah manis. Pemerintah Pusat memberikan tambahan gelontoran anggaran sebesar Rp24,7 miliar atas predikat tersebut.
“Itu berkat kita [Bantul] bisa meraih WTP dan juga ketepatan jadwal penyusunan serta LPJ untuk tiap tahunnya sehingga pemerintah pusat mengapresiasi dengan memberikan tambahan Rp24,7 miliar,” kata Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Bantul Fenti Yusdayanti, Jumat (10/1/2014).
Menurut Fenti, tambahan anggaran bernama Dana Insentif Daerah (DID) tersebut sudah termasuk ilai dana perimbangan seluruhnya berjumlah Rp929,7 miliar.
Khusus DID, sesuai dengan petunjuk penggunaan hanya bisa diperuntukkan mendukung pos kegiatan program menyangkut pendidikan.
Lebih lanjut, Fenti menjelaskan tambahan dana Pemerintah Pusat bakal diplot untuk menambah koleksi buku peserta didik, koleksi buku perpustakaan, juga menambah perpustakaan.
Kini, imbuhnya, besaran anggaran pendidikan di Bantul bukan lagi 20% dari nilai APBD melainkan sudah mencapai hampir 40%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menemukan dugaan pengaturan 73 dari 245 kuota PMB jalur mandiri Unsoed. Penyidik juga mengungkap tiga klaster perkara
Klaten International Motocross 2026 diikuti 125 rider nasional dan internasional sekaligus mendorong sport tourism serta ekonomi lokal.
12 gudang Bulog rusak akibat gempa NTT, terutama di Ruteng. Stok beras dipindahkan ke tenda BNPB dan TNI agar tetap aman untuk disalurkan.
Tito Karnavian menegaskan larangan membuka lahan dengan cara membakar tanpa kecuali melalui Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2026.
Isi chat dugaan cashback Rp4.000 per kilogram pengadaan telur SPPG di Sukoharjo viral. BGN akan mengecek dugaan tersebut.
OIKN meminta warga melaporkan titik api di IKN melalui aplikasi IKNOW di tengah ancaman karhutla akibat fenomena El Nino.