JEJAK TRADISI: Jalur Singolangu dan Warisan Cerita Lereng Lawu
Jalur Singolangu Gunung Lawu kembali ramai menjelang Suro. Jalur klasik ini menyimpan sejarah, petilasan, dan tradisi lereng Lawu.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sejumlah warga Desa Salamrejo, Kecamatan Sentolo mulai menagih janji untuk mendapatkan kios di Pasar Sentolo Baru.
Kepala Desa Salamrejo, Harjanto mengaku panen permohonan dari warganya yang menginginkan mendapatkan penggunaan kios di pasar baru. Pasalnya, dulu Pemdes pernah menjanjikan warga setempat akan mendapatkan prioritas jatah kios ketika pasar sudah beroperasi.
Harjanto mengungkapkan, Pemdes berani menjanjikan lantaran pasar tersebut berdiri di atas tanah kas Desa Salamrejo. Pemerintah Kabupaten Kulonprogo menggunakan tanah kas desa seluas 1,9 hektare untuk membangun pasar percontohan di situ. Selanjutnya Pemdes mengizinkan apabila pasar sudah beroperasi maka warga Salamrejo mendapatkan prioritas jatah kios.
Setelah itu Pemdes pun sempat membuat draf pendaftaran bagi warga yang berminat memiliki kios. Jumlahnya lumayan banyak, mencapai 100 peminat.
"Ini para warga mulai menagih. Ada yang melalui SMS, menelpon langsung bahkan datang menemui langsung. Sampai bingung saya melayani," ujar Harjanto, Jumat (10/1/2014).
Pemdes berani obral janji karena mengira pembangunan pasar langsung menyelesaikan banyak kios. Tapi tenyata dalam perkembangannya, pembangunan awal pasar baru menyelesaikan 74 kios. Padahal kios-kios yang tersedia saat ini diprioritaskan untuk pedagang di pasar lama agar proses relokasi berjalan efektif.
"Maka dari itu saya beri pengertian ke warga. Kan prioritasnya tetap untuk pedagang di pasar lama dulu agar pasar cepat ramai. Giliran warga Salamrejo nanti kalau jumlah kios sudah benar-benar memadai," tandasnya.
Dia pun merasa heran melihat besarnya animo warga untuk memiliki kios di pasar itu. Padahal sejumlah pedagang di pasar lama saja ada yang enggan untuk menempati pasar baru.
Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan ESDM Kulonprogo, Niken Probolaras mengungkapkan, realisasi penambahan kios pasar akan dilakukan secara berkelanjutan. Hal itu untuk menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia mengingat kelanjutan pembangunan pasar menggantungkan anggaran dari pemerintah DIY dan pusat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalur Singolangu Gunung Lawu kembali ramai menjelang Suro. Jalur klasik ini menyimpan sejarah, petilasan, dan tradisi lereng Lawu.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Carlo Ancelotti memimpin daftar pelatih termahal Piala Dunia 2026 dengan gaji Rp194 miliar, Scaloni justru di luar lima besar
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Dampak kenaikan harga Pertamax memicu antrean panjang dan kelangkaan Pertalite bagi driver ojol di Jogja. Simak keluhan pengemudi soal pendapatan yang tergerus.
Luis Milla resmi pindah ke Como 1907 dengan nilai Rp105 miliar. Simak kisah di balik transfer gelandang Getafe ini dan proyek ambisius Cesc Fàbregas di Serie A.