73 Akuntan SPPG Gunungkidul Dilatih Gunakan AKSIS untuk Dana MBG
Sebanyak 73 akuntan SPPG Gunungkidul dilatih menggunakan aplikasi AKSIS untuk pelaporan keuangan Program Makan Bergizi Gratis.
Harianjogja.com, JOGJA- Lurah Pasar Kranggan Udiyitno mengakui mayoritas pedangang di lantai kedua di pasar tersebut menutup usaha karena hasil yang didapatkan pemilik kios tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, ketika pertama kali buka 1,5 tahun lalu.
“Meski ramai tapi tidak ada yang beli kan sama saja,” ungkapnya, Jumat (10/1/2014).
Wewenang pengelolaan di lantai kedua bukan menjadi hak pasar karena telah diserahkan ke paguyuban yang ada. Tugas dari pengelola pasar hanya menfasilitasi secara administrasi.
Soal ide memperbaiki nasib lantai kedua, Udiyitno mengaku sampai saat ini belum mempunyai ide untuk menghidupkan kembali karena fokus pengelola merenovasi seluruh bagian di Kranggan.
“Kami memberi kelonggaran buka untuk area lantai kedua sampai jam 10 malam,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 73 akuntan SPPG Gunungkidul dilatih menggunakan aplikasi AKSIS untuk pelaporan keuangan Program Makan Bergizi Gratis.
Sebanyak 86 korban dugaan investasi emas melapor ke Bareskrim Polri. Kerugian ditaksir Rp25 miliar dengan tujuh perusahaan dilaporkan.
Festival Tunas Bahasa Ibu Jawa Tengah 2026 diikuti 490 siswa dari 35 kabupaten/kota. Taj Yasin mendorong pelestarian bahasa Jawa untuk menjaga tata krama dan ka
Pemerintah mempercepat revisi UU Narkotika untuk mengatasi lapas overkapasitas dan memperjelas penanganan pengguna serta pengedar narkoba.
DPRD Bantul meminta Pemkab mengevaluasi presensi PPPK paruh waktu agar tidak disalahgunakan dan kedisiplinan pegawai tetap terjaga.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meminta BPKP memperkuat pengawasan pembangunan dan keuangan daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.