Tak Hanya Tangani Pasien, Dokter di Bantul juga Banyak Aksi Sosial

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Senin, 13 Januari 2014 16:12 WIB
Tak Hanya Tangani Pasien, Dokter di Bantul juga Banyak Aksi Sosial

A doctor puts his hand over his chest during a "House call" rally against proposed healthcare reform legislation at the Capitol in Washington November 5, 2009. REUTERS/Kevin Lamarque (UNITED STATES POLITICS HEALTH CONFLICT)

Harianjogja.com, BANTUL-Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bantul bakal memperbanyak aksi sosial di masyarakat untuk meningkatkan kualitas anggota serta peran lembaga ini bagi warga.

Aksi sosial itu dibahas dalam rapat kerja IDI Bantul, Sabtu (11/1/2014). Ketua IDI Bantul Sagiran mengatakan, memperbanyak aksi sosial dipilih karena bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Aksi sosial tersebut antara lain berupa kegiatan penyuluhan kesehatan masyarakat tentang penyakit maupun gaya hidup sehat, deteksi dini penyakit serta pemberian bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Rangkaian kegiatan itu bakal dilaksanakan oleh Divisi Pengabdian Masyarakat.

“Aksi sosial ini sebagai bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan IDI,” ujarnya.

Selain itu, IDI juga berkomitmen meningkatkan kualitas anggotanya melalui berbagai pelatihan. Pelatihan seperti USG dasar, sirkumsi misalnya, penting bagi dokter yang tergabung dalam IDI Bantul.

Dalam rapat kerja yang berlagsung akhir pekan lalu tersebut, IDI Bantul berambisi tak hanya menopang kualitas anggotanya namun juga menjadi organisasi yang berwibawa di tingkat nasional bahkan internasional lewat berbagai pengabdian masyarakat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online