Ini Lokasi Rumah Laksamana Maeda, Tempat Perumusan Naskah Proklamasi
Museum Perumusan Naskah Proklamasi di bekas rumah Laksamana Maeda menyimpan jejak perumusan, pengetikan, hingga penandatanganan naskah Proklamasi.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Nelayan yang melaut di Glagah mengeluhkan batu pemecah ombak yang berserakan dan tidak kunjung dibenahi.
Keberadaan instalasi yang digunakan dalam pembangunan pelabuhan Tanjung Adikarta ini membahayakan dan tak jarang membuat perahu terbalik.
Karya, 55, nelayan asal Cilacap yang berlokasi di Desa Karangwuni, Wates, menyebutkan, berdasarkan pengamatannya, sepanjang 2013 terdapat 10 kapal rusak karena arah keluar masuk muara terhalang oleh bebatuan pemecah ombak yang berserakan.
"Yang paling penting sekarang yang di pintu keluar dulu dibenahi, sehingga tidak merugikan nelayan, buat apa yang di bagian dalam terus dibenahi sementara pintu keluar masuk justru menyulitkan," jelasnya, Minggu (12/1/2014).
Hal senada juga diungkapkan Jaswanto, anggota Polisi Air dan Udara. "Bagian luar belum jadi sama sekali, padahal kalau itu sudah benar keluar masuk kapal akan lancar dengan sendirinya," tukas dia.
Menurutnya, areal keluar masuk kapal harus segera dibenahi dengan menata ulang batu pemecah ombak sehingga tidak menambah risiko nelayan yang melaut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Museum Perumusan Naskah Proklamasi di bekas rumah Laksamana Maeda menyimpan jejak perumusan, pengetikan, hingga penandatanganan naskah Proklamasi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, termasuk jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Jogja dan Kutoarjo, termasuk informasi perjalanan.
Disnaker Sleman mencatat 318 pekerja terkena PHK hingga semester I 2026. Kondisi ekonomi dan finansial perusahaan menjadi pemicunya.
An Se-young meraih gelar juara dunia 2026 setelah mengalahkan Akane Yamaguchi tanpa kehilangan satu gim di New Delhi.
Di Klaten ada Kampung Dolanan Sidowayah yang kini menghadirkan permainan tradisional, edukasi sains, siklus air, dan penjernihan air.