JEJAK TRADISI: Jalur Singolangu dan Warisan Cerita Lereng Lawu
Jalur Singolangu Gunung Lawu kembali ramai menjelang Suro. Jalur klasik ini menyimpan sejarah, petilasan, dan tradisi lereng Lawu.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDIL- Petani di wilayah Gunungkidul diminta untuk tidak membunuh monyet http://www.harianjogja.com/baca/2014/01/15/antisipasi-serangan-moyet-petani-jaga-ladang-24-jam-482057" target="_blank">yang menyerang tanaman di ladang mereka, sebab monyet termasuk hewan yang dilindungi.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Gunungkidul Supriyadi mengaku sampai saat ini cara untuk mengusir kera hanya dengan memberi sumber makanan ke monyet dengan tanaman buah di habitatnya.
“Harus nunggu berbuah dulu. Kalau belum berbuah monyet pasti mencari makanan ke ladang,” kata dia, Selasa (14/1/2014).
Langkah darurat yang harus dilakukan petani, kata Supriyadi, dengan mengusir hewan jenis mamalia tersebut baik secara langsung maupun mengunakan kentongan secara bersama-sama.
Dia mengimbau untuk tidak membunuhnya karena monyet merupakan hewan yang dilindungi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalur Singolangu Gunung Lawu kembali ramai menjelang Suro. Jalur klasik ini menyimpan sejarah, petilasan, dan tradisi lereng Lawu.
Uban prematur bisa diperlambat dengan gaya hidup sehat, mulai dari nutrisi, stres, hingga kebiasaan harian.
Rekomendasi laptop Rp3–5 juta 2026 dengan SSD dan RAM 8GB yang masih layak untuk kerja dan kuliah.
Skema pajak JHT BPJS Ketenagakerjaan berbeda tergantung saldo, pencairan, dan NPWP peserta.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Carlo Ancelotti memimpin daftar pelatih termahal Piala Dunia 2026 dengan gaji Rp194 miliar, Scaloni justru di luar lima besar