Wamenkeu Juda Agung Ungkap Arah Fiskal 2027 dan Target 6 Persen
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Ilustrasi mayat (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Harianjogja.com, KULONPROGO—Jasad Sunardi, 30, nelayan asal Cilacap akhirnya ditemukan dua orang pemancing dalam keadaan membusuk dan tidak utuh terjepit di antara instalasi tetrapod atau pemecah ombak yang berada di sisi timur Tanjung Adikarto, Selasa (14/1/2014) pagi.
Korban hilang setelah http://www.harianjogja.com/baca/2014/01/13/sunardi-hilang-di-laut-nelayan-temukan-potongan-pakaian-481629" target="_blank">kapalnya terbalik dihempas ombak, Jumat (10/1/2014) lalu dan SAR sempat melakukan pencarian selama 3x24 jam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 09.30 WIB, dua orang mencium bau menyengat di sekitar tetrapod saat hendak memancing kemudian salah satu dari mereka melaporkan ke nelayan yang berada di Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Para nelayan segera mendatangi lokasi dan meneruskan laporan ke Tim SAR Glagah.
Afandi, 45, salah satu nelayan, menuturkan, saat Tim SAR datang dan melakukan pengecekan ternyata ditemukan sesosok mayat dalam keadaan tanpa pakaian dan terjepit di antara pemecah ombak.
“Tim SAR melakukan evakuasi dan mengetahui bahwa korban adalah Sunardi, yang kemarin sempat tenggelam dan hilang,” ujarnya kepada wartawan.
Dijelaskannya, tubuh korban terdampar dan terjepit di bawah tetrapod yang berjarak sekitar 500 meter dari muara Sungai Serang, lokasi korban tenggelam. Tubuh korban membusuk, tempurung kepala bagian atas pecah, perut sobek, serta hidung dan kemaluannya hilang.
Kemungkinan, kata dia, kepala Sunardi terbentur instalasi pemecah ombak secara terus menerus.
Koordinator Tim SAR Wilayah V Kulonprogo, Syamsudin, membenarkan mayat tersebut adalah Sunardi berdasarkan keterangan para nelayan yang mengenali korban.
Menurutnya, Tim SAR sempat kesulitan mengevakuasi tubuh korban karena celah yang tersisa hanya cukup untuk satu orang. Hingga tim evakuasi akhirnya mengangkat tubuh korban menggunakan jarik.
Diperkirakan tubuh korban sudah tersangkut di tetrapod sejak beberapa hari lalu karena pernah mendapat laporan di areal tersebut tercium bau bangkai.
“Namun, saat dicek ke lokasi tidak ditemukan apa-apa, mungkin karena saat itu air sedang pasang sehingga korban tidak terlihat, sementara, saat ditemukan ini kondisi air laut sedang surut,” urainya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu, 10 Oktober 2026, dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 10 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Pentagon menyiapkan opsi operasi militer tiga hari terhadap Iran. Trump menyebut negosiasi masih berlangsung, sementara Teheran mengajukan proposal perdamaian.
Google Cloud memperkenalkan agen AI Gemini yang bisa membantu mengolah informasi, membuat konten, coding, hingga mengelola pekerjaan bisnis.
DPRD Kota Jogja mendorong WJNC digelar rutin setiap 7 Oktober agar menarik wisatawan mancanegara dan meningkatkan lama tinggal.