Nelayan Bantul Tidak Berani Melaut

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Rabu, 15 Januari 2014 14:06 WIB
Nelayan Bantul Tidak Berani Melaut

Harianjogja.com, BANTUL-Bencana angin kencang tak hanya menyebabkan puluhan rumah dan infrastruktur publik rusak. Angin kencang juga memicu gelombang tinggi sehingga nelayan pantai Selatan tak dapat melaut.

Nelayan Pantai Samas Bantul Sadino mengungkapkan, nelayan di tempatnya tak melaut sejak dua minggu terakhir lantaran ketinggian gelombang mencapai hingga empat meter.

"Kalau memaksakan melaut, hasil tangkapan juga kecil paling hanya dapat udang," tutur Sadino, Senin (13/1/2014).

Dari 15-17 perahu nelayan yang biasanya pulang membawa tangkapan hasil laut, hanya 3-4 perahu yang membawa tangkapan itu pun hanya udang saat cuaca ekstrem seperti sekarang.

Namun, memasuki pertengahan pekan ini, gelombang laut menurut dia, sudah mulai mereda. Nelayan Samas rencananya akan kembali melaut dalam pekan ini.

Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto mengatakan, potensi angin kencang diprediksi masih akan terjadi.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), terjadi cuaca ekstrem yang berubah-ubah dan memicu angin kencang selama musim penghujan kali ini. Cuaca seperti ini diprediksi akan berlangsung hingga Februari.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online