Wamenkeu Juda Agung Ungkap Arah Fiskal 2027 dan Target 6 Persen
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo tetap meyakini keberadaan Pasar Seni Sentolo masih menyimpan potensi menggeliat meski secara fisik kondisinya sangat memprihatinkan.
Hasto menyatakan belum menyerah untuk berkomitmen menjadikan pasar seni itu sebagai sebuah wahana pemasaran beragam produk kerajinan khas Kulonprogo.
"Saat ini kondisinya memang dari luar terlihat mati suri. Tapi jika menelisik lebih dalam, sebenarnya masih ada aktivitas di balik pasar itu," ujar Hasto, baru-baru ini.
Cuma, menurut Hasto, aktivitas di pasar itu memang tidak kelihatan secara kasat mata.
Dia tidak menampik, beberapa kios kelihatan sering tutup. Tapi di balik semua itu, dia menyebut ada transaksi pemesanan sejumlah barang kerajinan. Bahkan, pesanan datang dari sejumlah wilayah di luar kota.
"Saya tahu benar, penggiat kerajinan di pasar itu eksis melayani pesanan. Artinya pasar itu tetap eksis. Salah kalau dibilang mati suri," tandasnya.
Komitmen dia terhadap pasar itu sangat nyata lantaran ke depan Sentolo bakal berubah menjadi kiblat baru perekonomian di Kulonprogo.
Menurut Hasto, nadi perekonomian di Sentolo akan berdenyut ketika megaproyek sudah bergulir.
Dia optimistis ketika Sentolo sudah menjadi kiblat perekonomian Kulonprogo, maka Pasar Seni akan turut berkembang dengan sendirinya.
Kepala Dinas Perdagangan Industri ESDM Kulonprogo, Niken Probolaras mengungkapkan telah melakukan kerjasama dengan Bank Indonesia untuk pengembangan pasar itu.
Niken mengatakan, BI kini tengah mempelajari proposal pengembangan pasar seni itu.
"Dulu BI berkomitmen untuk memberikan bantuan guna pengembangan pasar itu. Saat ini kami tengah menunggu dana dari BI untuk realisasi pengembangan sehingga pasar benar-benar bisa menjadi sentra kerajinan yang hidup," tandas Niken saat dikonfirmasi terpisah, Selasa (14/1/2014).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu, 10 Oktober 2026. Tersedia 10 perjalanan dengan keberangkatan dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu, 10 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu, 10 Oktober 2026, dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 10 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Pentagon menyiapkan opsi operasi militer tiga hari terhadap Iran. Trump menyebut negosiasi masih berlangsung, sementara Teheran mengajukan proposal perdamaian.