Wamenkeu Juda Agung Ungkap Arah Fiskal 2027 dan Target 6 Persen
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Harianjogja.com, SLEMAN - Arief Widianto, 23, seorang mahasiswa salahsatu Perguruan Tinggi Swasta di Jogja ditemukan tewas di kamar kosnya, Dusun Trini, Rt 07 Rw 18 Trihanggo, Gamping, Sleman, Selasa (14/1/2014) malam. Kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian mahasiswa asal Jepara itu.
Peristiwa tewasnya Arief kali pertama diketahui oleh Deni Hermawan, 20, yang juga teman korban. Saat Selasa (14/1/2014) sore Deni mendapatkan pesan singkat dari pacar korban yang meminta informasi kondisi Arief karena berkali-kali dihubungi melalui ponselnya tidak bisa tersambung. Deni yang saat itu sedang menjalankan aktifitas memancing di selokan mataram kemudian bergegas pulang ke kos menuju kamar Arief.
Setibanya di depan kamar kos korban, Deni berusaha memanggil dan mengetuk pintu tapi tidak ada jawaban. Deni kemudian mengintip dari jendela dan melihat korban tertidur di dalam kamar. Pintu kamar yang terkunci kemudian dibukanya dengan memasukkan tangannya dari jendela. Setelah bisa masuk diketahui korban dalam keadaan telentang dan mengeluarkan busa di mulutnya.
Deni kemudian memberitahukan peristiwa itu kepada Bambang Hariyo Putranto, 47 selaku pemilik kos. Sempat dipanggilkan dokter untuk mengecek, tapi diketahui Arief sudah meninggal.
Panit Reskrim Polsek Gamping, Iptu Ngadi menjelaskan pihaknya mendatangi TKP setelah mendapatkan laporan dari pemilik kos. Setelah itu mendatangkan tim identifikasi Polres Sleman. Dari hasil olah TKP, pihaknya mengamankan barang bukti salah satu merk kopi hitam serta obat masuk angin. Terkait dengan mulut korban yang mengeluarkan busa, pihaknya belum bisa memastikan penyebabnya.
"Tidak ada tanda-tanda kekerasan," ujarnya saat dihubungi, Rabu (15/1/2014).
Sekitar pukul 20.30 WIB jenazah korban kemudian dibawa ke RSUP Sardjito. Malam itu kemudian diserahkan ke pihak keluarga di Bapangan, Jepara, Jawa Tengah.
Kasus mahasiswa tewas di kamar kos dengan mengeluarkan busa di mulut juga terjadi sebelumnya. Yakni, Zulfikar Yogaswara, 21, seorang mahasiswa salahsatu PTS ditemukan tewas di kamar kosnya Jalan Kaliurang km 13,8 Gang Mawar, Nganggrung, Sukoharjo, Ngaglik Rabu (1/1/2014) malam. Mulut dan hidung korban mengeluarkan busa serta darah. (Sunartono/JIBI/Harian Jogja)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu, 10 Oktober 2026. Tersedia 10 perjalanan dengan keberangkatan dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu, 10 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu, 10 Oktober 2026, dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 10 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Pentagon menyiapkan opsi operasi militer tiga hari terhadap Iran. Trump menyebut negosiasi masih berlangsung, sementara Teheran mengajukan proposal perdamaian.