Wamenkeu Juda Agung Ungkap Arah Fiskal 2027 dan Target 6 Persen
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo mewanti-wanti agar warga Kulonprogo tidak membiasakan budaya "wani piro" dalam masa-masa jelang Pemilu 2014 nanti.
Hasto khawatir kebiasaan tersebut akan semakin mengakar kuat sehingga melahirkan generasi yang serba materialistis.
Pernyataan orang nomor satu di Kota Binangun tersebut mengemuka setelah dalam beberapa kali kesempatan dia mendapati fakta mencengangkan akibat terbiasanya masyarakat menerima amplop suap dari calon legislator yang ingin melenggang ke kursi dewan.
Dia menyimpan cerita menggelitik dalam beberapa kali kesempatan mengunjungi agenda Pemkab di pelosok-pelosok Kulonprogo. Terakhir, Hasto dibuat tercengang saat menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan rumah susun di Desa Triharjo, Kecamatan Wates beberapa waktu lalu.
Di situ dia melihat sejumlah anak-anak datang dalam acara peresmian. Sebelumnya, anak-anak tersebut melambaikan tangan dan berebut menyalami bupati.
Hasto sempat merasa bangga saat itu karena dia ternyata cukup populer di kalangan anak-anak, tidak sebatas orang dewasa saja yang mengenalnya.
"Saya sangat senang melihat anak-anak itu melambaikan tagan kemudian berebut menyalami saya sambil berteriak Pak Bupati, Pak Bupati," ujar Hasto menceritakan kisah itu dalam sebuah acara perayaan Natal Bersama, pekan lalu.
Betapa terkejut Hasto saat sudah selesai salaman dengan anak-anak itu. Dia sempat mendengar ungkapan kekecewaan dari sejumlah anak-anak tadi.
"Mereka bilang, loh kok ora diwenehi amplop yo," papar Hasto menceritakan. Kebetulan saat itu memang dia tidak membagi-bagi uang untuk anak-anak itu. Kontan saja fakta itu membuat bupati tercengang dan mengelus dada.
Hasto menyebut hal tersebut sebagai imbas masyarakat telah terkontaminasi dengan budaya wani piro dalam setiap pesta demokrasi.
Sebagai sosok dokter spesialis opsgyn, Hasto menyebut janin yang ada dalam kandungan akan mewarisi sifat orangtuanya yang selalu memanfaatkan momen Pemilu untuk mencari amplop dari Caleg.
"Perilaku orangtua, terutama seorang ibu akan sangat berpengaruh pula bagi perilaku si anak kelak ketika sudah lahir. Jadi jangan diajari dengan hal-hal yang buruk," pesannya.
Selasa (14/1/2014) lalu, Hasto kembali mengungkapkan keprihatinannya menyikapi merebaknya budaya materialistis dalam masyarakat setiap pesta demokrasi.
"Tahun politik bebaskan dari pengaruh demokrasi “wani piro”. Generasi harus dibentengi akhlaq dan mentalnya agar tidak rusak. Semua ini agar nanti jika menjadi pejabat jangan hanya pandai politik “tuku swara, ngeres dan nylekuthis” , imbuhnya saat memberikan pembinaan dalam Musda TKA-TPA yang digelar oleh Badko TKA-TPA Kabupaten Kulon Progo di Gedung Kaca.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu, 10 Oktober 2026. Tersedia 10 perjalanan dengan keberangkatan dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu, 10 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu, 10 Oktober 2026, dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 10 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Pentagon menyiapkan opsi operasi militer tiga hari terhadap Iran. Trump menyebut negosiasi masih berlangsung, sementara Teheran mengajukan proposal perdamaian.