Karhutla Riau Meluas, 26 Ton Garam Disemai untuk Picu Hujan
Karhutla Riau mencapai 16.264 hektare. Pemprov Riau menyemai 26 ton garam lewat OMC dan mengerahkan enam helikopter.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo mewanti-wanti agar warga Kulonprogo tidak membiasakan budaya "wani piro" dalam masa-masa jelang Pemilu 2014 nanti.
Hasto khawatir kebiasaan tersebut akan semakin mengakar kuat sehingga melahirkan generasi yang serba materialistis.
Pernyataan orang nomor satu di Kota Binangun tersebut mengemuka setelah dalam beberapa kali kesempatan dia mendapati fakta mencengangkan akibat terbiasanya masyarakat menerima amplop suap dari calon legislator yang ingin melenggang ke kursi dewan.
Dia menyimpan cerita menggelitik dalam beberapa kali kesempatan mengunjungi agenda Pemkab di pelosok-pelosok Kulonprogo. Terakhir, Hasto dibuat tercengang saat menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan rumah susun di Desa Triharjo, Kecamatan Wates beberapa waktu lalu.
Di situ dia melihat sejumlah anak-anak datang dalam acara peresmian. Sebelumnya, anak-anak tersebut melambaikan tangan dan berebut menyalami bupati.
Hasto sempat merasa bangga saat itu karena dia ternyata cukup populer di kalangan anak-anak, tidak sebatas orang dewasa saja yang mengenalnya.
"Saya sangat senang melihat anak-anak itu melambaikan tagan kemudian berebut menyalami saya sambil berteriak Pak Bupati, Pak Bupati," ujar Hasto menceritakan kisah itu dalam sebuah acara perayaan Natal Bersama, pekan lalu.
Betapa terkejut Hasto saat sudah selesai salaman dengan anak-anak itu. Dia sempat mendengar ungkapan kekecewaan dari sejumlah anak-anak tadi.
"Mereka bilang, loh kok ora diwenehi amplop yo," papar Hasto menceritakan. Kebetulan saat itu memang dia tidak membagi-bagi uang untuk anak-anak itu. Kontan saja fakta itu membuat bupati tercengang dan mengelus dada.
Hasto menyebut hal tersebut sebagai imbas masyarakat telah terkontaminasi dengan budaya wani piro dalam setiap pesta demokrasi.
Sebagai sosok dokter spesialis opsgyn, Hasto menyebut janin yang ada dalam kandungan akan mewarisi sifat orangtuanya yang selalu memanfaatkan momen Pemilu untuk mencari amplop dari Caleg.
"Perilaku orangtua, terutama seorang ibu akan sangat berpengaruh pula bagi perilaku si anak kelak ketika sudah lahir. Jadi jangan diajari dengan hal-hal yang buruk," pesannya.
Selasa (14/1/2014) lalu, Hasto kembali mengungkapkan keprihatinannya menyikapi merebaknya budaya materialistis dalam masyarakat setiap pesta demokrasi.
"Tahun politik bebaskan dari pengaruh demokrasi “wani piro”. Generasi harus dibentengi akhlaq dan mentalnya agar tidak rusak. Semua ini agar nanti jika menjadi pejabat jangan hanya pandai politik “tuku swara, ngeres dan nylekuthis” , imbuhnya saat memberikan pembinaan dalam Musda TKA-TPA yang digelar oleh Badko TKA-TPA Kabupaten Kulon Progo di Gedung Kaca.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Karhutla Riau mencapai 16.264 hektare. Pemprov Riau menyemai 26 ton garam lewat OMC dan mengerahkan enam helikopter.
Perjalanan Nizar Bawazier membangun Importa Furniture tidak dimulai dengan modal besar maupun ekspansi besar-besaran.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Senin 24 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek rute, jam keberangkatan, dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 24 Agustus 2026 tersedia sejak dini hari hingga malam. Cek jadwal YIA-Jogja dan sebaliknya.
Jadwal KRL Palur-Jogja Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Palur, Solo hingga Stasiun Jogja. Cek jam kedatangan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, termasuk jam keberangkatan di setiap stasiun.