Bupati Muara Enim Edison Siapkan Rp1,6 M untuk Suap Auditor BPK
Bupati Muara Enim Edison diduga terlibat suap audit BPK Rp1,6 miliar. KPK ungkap skema korupsi proyek pendidikan dan aliran dana.
Harianjogja.com, SLEMAN - Seorang warga menemukan kotak berisi enam amunisi dari senjata organik saat mencangkul di Sungai Pelang, Ngabean Kulon, Sinduharjo, Ngaglik, Jumat (17/1/2014) pukul 07.00 WIB. Kepolisian masih melakukan penyelidikan kepemilikan peluru tajam itu.
Amunisi dari senjata organik itu pertama kali ditemukan oleh Suryono, 45, warga Dusun Ngabean Kulon, Sinduharjo, Ngaglik. Pada Jumat (17/1/2014) sekitar pukul 07.00 WIB ia tengah mencangkul guna mengambil pasir di kawasan Sungai Pelang, Desa Sinduharjo.
Setelah mencangkul beberapa kali tiba-tiba ia menemukan benda aneh. Yakni berupa kotak berwarna hitam dengan panjang sekitar 15 sentimeter dan lebar tidak lebih dari 10 sentimeter. Diketahui kotak itu berisi enam peluru aktif. Adapun nomor seri yang tertulis pada peluru tersebut yakni MS 144-60/7.
Kotak itu sendiri belum tampak rusak atau berkarat. Selain itu kondisi amunisi juga masih tampak bersih. Diduga pemilik meninggalkannya dalam waktu belum lama setelah ditemukan. Mengetahui temuan itu, Suryono kemudian memberitahukan kepada temannya yang masih satu dusun, yakni Suparno, 42. Setelah itu Suparno melaporkan temuan itu ke Mapolsek Ngaglik.
Panit Reskrim Polsek Ngaglik Ipda Irvan Andi menjelaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan kepemilikan peluru aktif itu. Peluru tersebut biasanya dipergunakan untuk senjata organik laras panjang. Pihaknya mendapatkan laporan temuan itu dari Suparno. "Sedangkan Suryono yang menemukan saat mencangkul pasir," terang dia di Mapolsek Ngaglik.
Pada November 2013 silam, Polres Sleman juga mengamankan sekitar 84 peluru aktif. Sejumlah amunisi organik yang ditemukan diantaranya memiliki kode antara lain WRA 7,32, PIN 5,56, DEN 42, AD 49, PIN CT 7,62, AD 7,9, IK 5,9 dan FN 49. Sebagian besar kode itu merupakan peluru yang seharusnya tidak dimiliki oleh orang sipil. (Sunartono/JIBI/Harian Jogja)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Muara Enim Edison diduga terlibat suap audit BPK Rp1,6 miliar. KPK ungkap skema korupsi proyek pendidikan dan aliran dana.
Spanyol wajib menang lawan Arab Saudi di Piala Dunia 2026. Simak prediksi, jadwal, dan susunan pemain lengkapnya.
Kurang tidur dan stres bisa ganggu hormon kortisol. Waspadai dampaknya bagi kesehatan dan cara menjaga keseimbangannya.
PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) resmi membuka ‘Rumah Sahabat’ di area outdoor Senayan City pada Sabtu (20/6) dan Minggu (21/6)
Kaesang perkuat citra PSI sebagai partai anak muda, tapi elektabilitas masih 1,9% di bawah ambang parlemen.
Rasa kantuk setelah makan siang bisa diatasi. Simak tips ahli agar energi tetap stabil sepanjang hari.