LAHAR MERAPI : Dua Tewas di Area Penambangan Ilegal

Minggu, 19 Januari 2014 20:58 WIB
LAHAR MERAPI : Dua Tewas di Area Penambangan Ilegal

Masyarakat Magelang menyaksikan bangkai truk pasir yang terjebak di tengah Sungai Pabelan, Dusun Bakalan, Sawangan, Kabupaten Magelang, Senin (13/1/2014). Sedikitnya empat unit truk penambang pasir terseret banjir lahar dingin Merapi yang datang tiba-tiba saat antre memuat pasir di lokasi penambangan aliran Sungai Pabelan. (JIBI/Solopos/Antara/Anis Efizudin)

Harianjogja.com, SLEMAN - Ganasnya aliran lahar hujan di hulu sungai Gendol, Merapi kembali memakan korban. Dua orang tewas setelah tergulung derasnya lahar hujan di area penambangan ilegal Dusun Kaliadem, Kepuhharjo, Cangkringan Sleman, Minggu (19/1/2014).

Korban tewas bernama Hartono, 35, merupakan sopir dan Edi, 30, adalah kernet dari  truk nopol K 1979 EB yang terjebak aliran lahar. Keduanya merupakan warga Desa Panjang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus Jawa Tengah. Kedua korban tengah mengoperasikan truk milik Sunardi warga Purworejo, Cabean, Kudus, Jawa Tengah untuk mengambil pasir Merapi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sugeng Pranyoto
Sugeng Pranyoto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online