Purbaya: Pelaku Perugian Negara Akan Dikejar, Belajar dari Kasus Eddy
Menteri Keuangan Purbaya menegaskan pelaku yang merugikan negara akan terus dikejar hingga aset berhasil dipulihkan untuk negara.
DAPAT PERLAWANAN-Seorang warga di Bintaran, Gondomanan berusaha mencegah petugas dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Jogja saat menertibkan spanduk salah satu calon legislatif, Jumat (2/8). Harian Jogja/Jumali
Harianjogja.com, BANTUL–Panitia Pengawasan Kecamatan (Panwascam) Pundong menyayangkan rekomendasi laporan pelanggaran pemasangan atribut dan alamat peraga kampanye calon legislatif (caleg) yang melanggar ketentuan mandek tanpa ada tindak lanjut penertiban.
Panwascam menilai perbedaan persepsi penyelenggara pemilu dalam upaya penegakan aturan kampanye.
“Kami sudah membuat rekomendasi adanya pelanggaran pemasangan alat peraga di Pundong tapi sampai saat ini tidak ada tindak lanjut nyata. Jadi laporan aduan kami adanya pelanggaran caleg belum mendapat respon penertiban,” kata anggota Panwascam Pundong Wasis Pramono, belum lama ini.
Menurut Wasis, ada enam rekomendasi tertulis berisikan laporan pelanggaran pemasangan atribut kampanye ke pihak Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pundong.
Pelanggaran nyata menyangkut alat peraga seperti jumlah spanduk caleg yang jumlahnya melebihi ketentuan dalam satu zonasi desa. “Tapi, ya itu tadi enam rekomendasi kami tidak ada yang ditindaklanjuti PPK,” tambahnya.
Surat rekomendasi Panwascam Pundong berisikan aduan pelanggaran pemasangan alat peraga caleg tersebut dibuat pada Oktober dan empat aduan susulan pada Desember 2013.
Pada Januari 2014 ini satu rekomendasi juga telah dilayangkan ke PPK Pundong namun tetap tidak ada tindak lanjut nyata.
“Padahal pemasangannya dilakukan dengan cara di paku di pohon dan jumlahnya melebihi ketentuan,” imbuh Wasis didampingi dua anggota Panwascam Pundong lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menteri Keuangan Purbaya menegaskan pelaku yang merugikan negara akan terus dikejar hingga aset berhasil dipulihkan untuk negara.
Warga Padukuhan Banyu di Gunungkidul masih kesulitan air bersih meski ada sumur bor dan Spamdes, terutama saat musim kemarau.
Warga Gedongtengen Jogja didorong mengolah limbah buah jadi eco enzim, pakan ikan, dan produk kesehatan berbasis fermentasi.
Indomobil eMotor luncurkan Tyranno X di Jakarta Fair 2026, motor listrik 160 km, harga Rp32,8 juta.
Kemenpar dorong BBWI 3B untuk sebar wisata Bali Utara–Banyuwangi, target 1,2 miliar perjalanan wisata 2026.
BNN Bantul mewanti-wanti peredaran pil sapi di SMP dan SMA. Edukasi, skrining, dan rehabilitasi diperkuat untuk melindungi pelajar.