Bupati Muara Enim Edison Siapkan Rp1,6 M untuk Suap Auditor BPK
Bupati Muara Enim Edison diduga terlibat suap audit BPK Rp1,6 miliar. KPK ungkap skema korupsi proyek pendidikan dan aliran dana.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Paguyuban Petani Lahan Pantai (PPLP) Kulonprogo menyatakan enggan didekati calon legislator dari partai politik mana pun jelang Pemilu, 9 April mendatang.
PPLP mengaku sudah trauma dengan janji manis Caleg pada momen-momen serupa sebelumnya.
Humas PPLP Kulonprogo, Widodo menegaskan enggan berurusan dengan dunia politik praktis. Menurut dia, cukup sudah caleg-caleg terdahulu mengecewakan petani pesisir.
Dukungan penuh yang diberikan petani justru dibalas keputusan menyakitkan oleh anggota dewan yang konon menjaring massa di wilayah pesisir.
"Dulu kami totalitas memberikan suara dengan harapan mendapatkan pegangan untuk menyuarakan penolakan kehadiran tambang besi. Tapi nyatanya, anggota dewan yang sekarang sudah berhasil mencapai tujuan justru menyerang kami," ujar Widodo, Senin (20/1/2014).
Maksud istilah menyerang menurut Widodo adalah, anggota dewan tersebut justru turut melegalkan penambangan pasir besi dengan payung hukum. Kondisi tersebut menurut dia sudah mengarah pada upaya mematikan petani pesisir.
Padahal dulu janji caleg saat kampanye adalah memperjuangkan hak kaum tani untuk mempertahankan tanah dari megaproyek pasir besi.
"Sekarang lihat sendiri, mana anggota dewan yang ingat dengan kampanye mereka di pesisir dulu. Enggak ada sama sekali, semua pada mendukung pasir besi," tandasnya.
Kendati begitu, secara khusus PPLP tidak membuat penekanan agar anggotanya memilih Golput saat Pemilu nanti. Widodo menyadari, tiap individu memiliki kebebasan dalam memberikan suara saat pesta demokrasi.
"Itu hak setiap individu, kami tidak membuat keharusan untuk Golput. Cuma kami kecewa saja dengan caleg," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Muara Enim Edison diduga terlibat suap audit BPK Rp1,6 miliar. KPK ungkap skema korupsi proyek pendidikan dan aliran dana.
Warga Padukuhan Banyu di Gunungkidul masih kesulitan air bersih meski ada sumur bor dan Spamdes, terutama saat musim kemarau.
Warga Gedongtengen Jogja didorong mengolah limbah buah jadi eco enzim, pakan ikan, dan produk kesehatan berbasis fermentasi.
Indomobil eMotor luncurkan Tyranno X di Jakarta Fair 2026, motor listrik 160 km, harga Rp32,8 juta.
Kemenpar dorong BBWI 3B untuk sebar wisata Bali Utara–Banyuwangi, target 1,2 miliar perjalanan wisata 2026.
BNN Bantul mewanti-wanti peredaran pil sapi di SMP dan SMA. Edukasi, skrining, dan rehabilitasi diperkuat untuk melindungi pelajar.