Kasasi Ditolak MA, Lurah Bohol Margana Segera Bebas Akhir Oktober
Kasasi JPU dalam kasus korupsi Lurah Bohol Margana ditolak MA. Margana telah dieksekusi dan diperkirakan bebas setelah masa pidananya berakhir 27 Oktober 2026.
Harianjogja.com, JOGJA–Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan DIY meminta KPU Pusat menghentikan proses pencetakan surat suara sebelum masalah daftar pemilih tetap (DPT) dapat terselesaikan.
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DIY Eko Suwanto mengatakan masih terdapat selisih cukup signifikan antara data yang dimiliki KPU DIY dengan KPU Pusat.
Berdasarkan temuan mereka, ada selisih 8.378 pemilih, sehingga ia berharap masalah ini segera diselesaikan. Tujuannya, agar tidak menimbulkan masalah pada saat pemilihan berlangsung.
“Ini tidak bisa dibiarkan dan harus segera diselesaikan. Masak provinsi hanya mencatat 2.723.742 pemilih, tapi di sistem data pemilih pusat mencatat sejumlah 2.732.120, trus selisih rekap ini diperoleh dari mana? Tentunya kami akan membuat laporan berkaitan dengan temuan ini,” katanya, usai Sosialisasi Penyempurnaan DPT di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY, Senin (20/1/2014).
Tak hanya itu, partai berlambang kepala banteng itu juga menemukan sejumlah kejanggalan-kejanggalan. Salah satunya masih menemukan DPT ganda, dimana satu nomor induk kependudukan tercatat di dua TPS.
Dia mencontohkan, NIK 3471055207730001, masih tercatat di dua TPS berbeda tapi dengan nama yang berbeda pula. Satu atas nama Purwantini tercatat di TPS 10, Tirtoadi, Mlati. Sedangkan nomor satunya atas nama Ratna Kaswuri dan tercatat di TPS 30, Pringgokusuman, Jogja.
“Ini kan aneh, masak satu nomor induk bisa dimiliki dua orang yang berbeda. Agar tidak timbul masalah ini juga harus segera diselesaikan,” seru dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasasi JPU dalam kasus korupsi Lurah Bohol Margana ditolak MA. Margana telah dieksekusi dan diperkirakan bebas setelah masa pidananya berakhir 27 Oktober 2026.
BMKG memprediksi awal musim hujan 2026/2027 di DIY mundur hingga tiga dasarian. Status kekeringan meteorologis berada pada level awas.
Bulog Magelang telah menyalurkan 10.646 ton jagung SPHP atau 92,34% dari pagu untuk membantu 548 peternak ayam.
Anggaran pendidikan 2027 mencapai Rp824 triliun untuk mendukung PIP, KIP Kuliah, revitalisasi sekolah, beasiswa, dan peningkatan kualitas pendidikan.
PSS Sleman mematangkan fisik dan taktik selama jeda internasional tiga pekan. Pieter Huistra ingin Sleman Style terlihat saat melawan PSM Makassar.
Kemenhaj memperkuat integrasi data setelah menemukan 597.860 data jemaah bermasalah di tengah antrean haji yang mencapai 5,7 juta orang.