Pelaku Usaha DIY Tertekan, Stimulus Dinanti
Rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS, KADIN Sleman mendesak stimulus ekonomi karena biaya produksi naik dan daya beli masyarakat melemah.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo mempersiapkan sembilan titik untuk pemantauan bencana di wilayah ini.
Kepala BPBD Kulonprogo, Untung Waluyo, mengatakan, sedang mempersiapkan sembilan titik posko untuk memantau wilayah rawan bencana di Kulonprogo.
Selain daerah pegunungan dengan ancaman longsor, wilayah bantaran Kali Progo, Serang, dan Bogowonto berpotensi banjir tertutama selama musim penghujan.
Informasi yang diperoleh dari BMKG, hujan dengan intensitas tinggi masih akan terjadi sampai pertengahan Februari 2014.
“Kalau hanya mengandalkan laporan bencana sulit, sehingga perlu adanya posko yang dapat memantau keadaan secara langsung,” ujarnya, Selasa (21/1/2014)
Diuraikannya, delapan posko tersebar dari Kalibawang hingga Banaran dan satu posko pusat pengendalian operasional di kantor BPBD Kulonprogo.
Menurut Untung, penyebab banjir yang kerap melanda wilayah Kulonprogo bukan hanya curah hujan tinggi melainkan juga daerah resapan yang tidak baik.
Sepanjang 2013, kerugian dari bencana alam di Kulonprogo mencapai Rp500 juta, mencakup kerugian perorangan maupun infrastruktur.
Untuk meminimalkan dampak bencana di tahun ini, BPBD Kulonprogo telah melakukan koordinasi dengan SKPD, mengoptimalkan personel, memasang radio komunikasi, serta memaksimalkan tupoksi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS, KADIN Sleman mendesak stimulus ekonomi karena biaya produksi naik dan daya beli masyarakat melemah.
Rekomendasi HP RAM 8 GB harga Rp1 jutaan terbaik 2026. Cocok untuk multitasking, media sosial, hingga game ringan.
Gibran Rakabuming membagikan tiga sepeda dan dua alat musik kepada peserta Pesparawi Nasional XIV 2026 di Manokwari, Papua Barat.
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengikuti Gowes FBE UII 2026 sejauh 23 km sambil bernostalgia di almamaternya
Pemadaman listrik di Indonesia disorot UGM, diduga akibat pasokan batu bara dan lemahnya implementasi DMO PLN.
Seskab Teddy Indra Wijaya dan BNN bahas pencegahan narkoba, termasuk ancaman vape dan penguatan edukasi generasi muda.