Tarif dan Rute Trans Jogja 2026, Mulai Rp500 untuk Pelajar
Cek tarif dan rute Trans Jogja 2026. Tarif mulai Rp500 untuk pelajar, tersedia pembayaran tunai, kartu elektronik, QRIS, dan GoPay.
Harianjogja.com, SLEMAN—Polres Sleman mengerahkan Pasukan Alap-alap untuk mengamankan Kecamatan Gamping.
Tim yang beranggotakan 50 personel itu mulai diterjunkan sejak Kamis (23/1) malam. Pengerahan kekuatan itu sebagai antisipasi teror yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Kapolres Sleman, AKBP Ihsan Amin menjelaskan, Pasukan Alap-alap dikerahkan tiap malam untuk mengamankan wilayah Kecamatan Gamping.
Pengamanan itu akan dilakukan hingga proses pemilihan kepala desa (pilkades) di beberapa desa di Kecamatan Gamping selesai, bahkan jika memungkinkan sampai Pemilu yang digelar 9 April 2014 mendatang.
Untuk jumlah personel, meski pada Kamis (23/1/2014) malam diterjunkan 50 personel, menurutnya semakin mendekati peringatan Pilkades Gamping dan Pemilu, jumlahnya akan terus ditambah dengan melibatkan Brimob Polda DIY.
"Patroli akan terus dilakukan sampai rangkaian acara pilkades dan Pemilu selesai. Semakin mendekati pelaksanaan pilkades, jumlah anggota pasukan akan diperbanyak dengan melibatkan Brimob," terang Ihsan di Mapolres, Jumat (23/1/2014).
Ihsan menambahkan, pasukan yang dikerahkan tiap malam itu merupakan tindakan pencegahan yang bertujuan untuk mempersempit ruang gerak dugaan para peneror yang membuat resah warga.
Pasukan itu berkeliling di setiap jalan desa di Kecamatan Gamping dengan menggunakan motor trail serta bersenjata laras panjang. Mereka bertugas mengintai serta memperkecil kemungkinan tindakan teror yang akan dilakukan orang tak bertanggungjawab.
Pasukan tersebut khusus bertugas saat malam hari, bergerak dari pukul 21.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB. Tim bergerak dari Mapolres Sleman setelah sebelumnya melakukan checking perlengkapan setiap malamnya. Selain itu tim juga membuat tenda di Gamping agar bisa berpatroli secara intensif pada wilayah tersebut. Dengan tenda memudahkan mereka untuk ngepos seusai melakukan patroli.
"Personel ini khusus bertugas di wilayah Gamping, satu malam minimal 50 anggota diterjunkan untuk patroli terbuka dan tertutup, tim patroli namanya Alap-alap," ungkapnya.
Para personel itu juga mengamati secara khusus dalam setiap patroli pada kantong-kantong kawasan rawan teror. Ihsan berharap dengan pengerahan pasukan tersebut maka tidak ada teror lagi di Gamping. "Saya menggunakan logika, Kecamatan tentu sempit maka dikerahkan anggota sebanyak mungkin," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek tarif dan rute Trans Jogja 2026. Tarif mulai Rp500 untuk pelajar, tersedia pembayaran tunai, kartu elektronik, QRIS, dan GoPay.
BMKG memprakirakan cuaca kota besar Indonesia pada Selasa didominasi berawan. Sejumlah wilayah berpotensi hujan ringan dan udara kabur.
Sebanyak 237 penyintas gempa Flores mulai pulang dari GOR Samador. Pemerintah menyiapkan bantuan rumah rusak hingga Rp30 juta.
Saham BMRI turun 0,47% ke Rp4.200 pada perdagangan 24 Agustus 2026 di tengah polemik rekening Supriyono alias Mas Botok.
Andre Rosiade meminta publik tak resah soal rekening Mas Botok dan menegaskan bank bekerja sesuai prosedur serta koridor hukum.
Kabut asap karhutla menyelimuti enam wilayah Sumbar akibat kiriman dari provinsi tetangga. Warga diminta memakai masker dan membatasi aktivitas luar.