Pelaku Usaha DIY Tertekan, Stimulus Dinanti
Rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS, KADIN Sleman mendesak stimulus ekonomi karena biaya produksi naik dan daya beli masyarakat melemah.
Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Perhubungan Kota Jogja memasang "variable message sign" (VMS) di sembilan simpang jalan di wilayah tersebut untuk memberikan berbagai informasi kepada masyarakat pengguna jalan.
"Peralatan tersebut pada dasarnya memiliki fungsi utama untuk memberi tahu pengguna jalan mengenai kondisi lalu lintas di berbagai lokasi tertentu," kata Kepala Bidang Pengendalian Operasi dan Bimbingan Keselamatan Dinas Perhubungan Kota Jogja, Sugeng Sanyoto, Senin (27/1/2014).
Ia mengatakan bahwa VMS tersebut telah dipasang di simpang utama Kota Jogja, yaitu dari Wirobrajan hingga simpang SGM di Jalan Kusumanegara.
Operasional papan VMS tersebut, katanya, dapat dilakukan dari ruang kontrol di kantor Dinas Perhubungan Kota Jogja.
"Diharapkan, masyarakat dapat mengetahui informasi mengenai kondisi lalu lintas di titik tertentu dan dapat menghindarinya apabila terjadi kepadatan atau kejadian lainnya," katanya.
Selain itu, papan VMS tersebut dapat dimanfaatkan untuk memberikan informasi lain kepada masyarakat, misalnya berbagai kegiatan yang sedang berlangsung di Kota Yogyakarta. (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS, KADIN Sleman mendesak stimulus ekonomi karena biaya produksi naik dan daya beli masyarakat melemah.
Sekolah di Jogja kekurangan guru pendamping disabilitas, Disdikpora siapkan strategi agar layanan tetap optimal.
Papua Pegunungan didorong jadi pelindung hutan tropis dunia dengan 80 persen hutan masih terjaga baik.
Wapres Gibran tanam kakao unggulan di Papua Barat untuk dorong industri berkelanjutan dan ekonomi masyarakat.
Pemerintah beri diskon transportasi hingga 100 persen saat libur sekolah 2026 untuk dorong mobilitas dan ekonomi.
Jerman menang dramatis 2-1 atas Pantai Gading dan memastikan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.