KEISTIMEWAAN DIY : 81 Dusun di Bantul Ajukan Proposal Danais

Rabu, 29 Januari 2014 12:01 WIB
KEISTIMEWAAN DIY : 81 Dusun di Bantul Ajukan Proposal Danais

ERTUNJUKAN REOG Kaum muda dusun Pasutan yang tergabung dalam kelompok kesenian Reog Kubro ujuk kebolehan dalam sebuah pertunjukan reog di lapangan dusun setempat di Trirenggo, Bantul, DI. Yogyakarta (11/08/2013). Kelompok kesenian ini mewadahi para pemuda setempat untuk terus melestarikan seni tradisi selama lebih dari tiga generasi, pementasan reog pada saat liburan lebaran menjadi menjadi agenda tahunan sebagai bentuk unjuk kemampuan. Dari tahun ketahun jumlah pemain di Reog Kubro terus bertambah seiring

Harianjogja.com, BANTUL– Ketua Paguyuban Dukuh (Pandu) Bantul Sulistya Admojo mengatakan, Danais 2013 baru terserap 18 dusun dari jumlah keseluruhan 933 dusun di Kabupaten Bantul.

Tahun 2014 ini ada 81 dusun yang tercatat mengajuan proposal untuk mendukung kegiatan ragam pelestaian kebudayaan.

“Kalau kami boleh menargetkan optimalnya kemungkinan 933 dusun itu baru 2015 dan akan maksimal pada 2016. Itu pun kami tidak bisa menjanjikan semuanya bisa gol karena kebijakan penuh untuk ACC proposal ada di tingkat Pemerintah DIY,” kata Sulistya, Selasa (28/1/2014).

Lebih lanjut, Sulistya mengakui ada kendala yang dihadapi sehingga kelompok masyarakat dusun tidak bisa maksimal mengakses anggaran tersebut. Salah satunya, mekanisme yang kurang jelas di tingkat bawah dan waktu yang terbatas.

“Sosialisasi juga kurang maksimal sehingga banyak kelompok pelestari dan pegiat seni kebudayaan yang kecele terlambat pengajuan sebagian lain belum tahu mekanisme,” ujarnya.

Ketua Pandu mendorong seluruh kelompok masyarakat pelestari kebudayaan yang ingin ingin mengakses anggaran diharapkan akhir tahun 2014 ini sudah mulai bergegas.

Jika kelompok masyarakat kebudayaan tidak bergegas mengakses danais tersebut dipastikan hanya akan menjadi penonton.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online