Intensitas Hujan di DIY Mulai Berkurang

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Senin, 03 Februari 2014 16:44 WIB
Intensitas Hujan di DIY Mulai Berkurang

JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Awan mendung menggantung di langit kota Yogyakarta seperti terlihat dari kawasan Tugu Pal Putih, Yogyakarta, Jumat (17/01/2014). Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Geofisika Yogyakarta (Pusat Gempa Regional VII) menyebutkan prospek cuaca di Yogyakarta pada 17-18 Januari 2014 umumnya hujan ringan anamun perlu diwaspadai terjadinya gelombang tinggi 2,5-3 meter.

Harianjogja.com, JOGJA- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperkirakan intensitas curah hujan di Daerah Istimewa Yogyakarta mulai berkurang karena puncaknya sudah terjadi pada akhir Januari.

"Puncak musim hujan sudah terjadi pada akhir Januari sehingga mulai pekan ini intensitas curah hujan akan berkurang secara bertahap," kata Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogja, Tony Agus Wijaya, Minggu (2/2/2014).

Menurut dia, intensitas curah hujan saat puncak musim hujan mencapai 20 hingga 50 milimeter per dasarian, dan pengurangan curah hujan akan berkisar antara 10 hingga 20 persen hingga memasuki musim kemarau pada April.

Tony mengatakan, musim hujan di DIY berlangsung normal dengan curah hujan ringan hingga sedang yang biasanya terjadi dalam durasi cukup lama dan relatif tidak banyak terjadi gangguan cuaca jangka pendek yang menyebabkan curah hujan ekstrem.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis