IPK di Bawah 3, Mahasiswa Penerima Beasiswa Sukoharjo Terancam Gugur
Dua penerima beasiswa Sukoharjo terancam gugur karena IPK rendah. Pemkab longgarkan syarat seleksi 2026.
Harianjogja.com, JOGJA- Akibat hujan abu vulkanik yang berasal dari Gunung Kelud, Kediri Jawa Timur, sekolah di Jogja diliburkan. Alasannya, demi menjaga kesehatan siswa.
Kepada Harianjogja.com, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Jogja Edy Heri Suasana mengatakan, pihaknya terpaksa meliburkan sekolah lantaran hujan abu vulkanik yang mengguyur Jogja dan sekitarnya.
"Sehubungan dengan kondisi hujan abu yang lumayan tebal dan untuk menjaga kesehatan anak-anak, sebaiknya hari ini sekolah terutanma TK dan SD," ujar Edy, Jumat (14/2/2014).
Meski diliburkan, namun Edy berharap agar proses belajar para siswa tetap dilakukan di rumah masing-masing didampingi para orang tuanya. Edy belum bisa memastikan, kapan para siswa bisa masuk sekolah lagi.
"Sebaiknya, untuk sementara waktu, para siswa di minta belajar di rumah sambil menunggu perkembangan," tutupnya. (Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua penerima beasiswa Sukoharjo terancam gugur karena IPK rendah. Pemkab longgarkan syarat seleksi 2026.
Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-11 pada 6 Juni 2026, Burz@ Hotel Yogyakarta menyelenggarakan serangkaian kegiatan Corporate Social Responsibility
Cuaca ekstrem di Sumatera Utara merusak 20 rumah di Serdang Bedagai. BPBD mencatat sejumlah wilayah terdampak tanpa korban jiwa.
Kemenpar dorong wisata wellness sebagai strategi baru pariwisata Indonesia. Pasar global mencapai US$6,8 triliun dan terus tumbuh.
Wacana reaktivasi Bandara Adi Sucipto memicu pro-kontra di Kulonprogo. Bupati optimistis, PHRI khawatir dampak ke YIA dan hotel.
Harga pangan nasional naik, cabai rawit Rp75.700/kg dan telur ayam Rp30.400/kg. Simak daftar lengkap harga sembako terbaru PIHPS BI.