Karhutla Kaltim Capai 1.470 Kejadian, 6.333 Hektare Terdampak
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Harianjogja.com, JOGJA- Akibat hujan abu vulkanik yang berasal dari Gunung Kelud, Kediri Jawa Timur, sekolah di Jogja diliburkan. Alasannya, demi menjaga kesehatan siswa.
Kepada Harianjogja.com, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Jogja Edy Heri Suasana mengatakan, pihaknya terpaksa meliburkan sekolah lantaran hujan abu vulkanik yang mengguyur Jogja dan sekitarnya.
"Sehubungan dengan kondisi hujan abu yang lumayan tebal dan untuk menjaga kesehatan anak-anak, sebaiknya hari ini sekolah terutanma TK dan SD," ujar Edy, Jumat (14/2/2014).
Meski diliburkan, namun Edy berharap agar proses belajar para siswa tetap dilakukan di rumah masing-masing didampingi para orang tuanya. Edy belum bisa memastikan, kapan para siswa bisa masuk sekolah lagi.
"Sebaiknya, untuk sementara waktu, para siswa di minta belajar di rumah sambil menunggu perkembangan," tutupnya. (Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Pesawat pengintai AS Artamies II berputar sekitar delapan jam di Laut Hitam sebelum kembali dan mendarat di Rumania.
AS mengerahkan sekitar 9.000 personel tambahan ke Timur Tengah dan berpotensi menempatkan tiga kapal induk di kawasan tersebut.
Sleman memborong dua juara pertama Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman 2026 lewat KWT Teratai Mekar dan Kelompok Tani Manunggal Makmur.
Pemkab Temanggung memastikan Sekolah Rakyat di Karanggedong tetap dibangun. Total lahan yang disiapkan mencapai 7,8 hektare.
Menpora Cup 2026 menjadi ajang mengukur hasil pembinaan atlet boling sekaligus mencari peboling potensial untuk persaingan nasional dan internasional.