5 Fakta Tanjung Verde, Debutan Piala Dunia 2026 Penantang Argentina
Simak lima fakta menarik Tanjung Verde, debutan Piala Dunia 2026 yang sukses lolos ke babak 32 besar dan akan menghadapi Argentina.
Harianjogja.com, KULONPROGO - Hujan abu sebagai efek letusan Gunung Kelud pada Kamis (13/2/2014) malam menyebabkan para nelayan di pesisir Kulonprogo membatalkan niat untuk melaut.
Suroto, 45, nelayan di Pantai Congot, Kecamatan Temon mengaku mengurungkan niat ketika hendak berangkat mencari ikan.
"Biasanya saya mulai bersiap-siap jam 04.00 WIB, tapi saya lihat ada hujan abu sangat pekat. Akhirnya saya mengurungkan niat ke tengah laut," ujarnya, Jumat (14/2/2014).
Dia takut melaut karena efek hujan abu sangat mengganggu perbafasan. Sementara abu yang mengguyur wilayah itu sangat pekat. Bahkan Suroto mengungkapkan kondisi hujan abu lebih deras ketimbang hujan abu akibat letusan Gunung Merapi, 2010 silam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak lima fakta menarik Tanjung Verde, debutan Piala Dunia 2026 yang sukses lolos ke babak 32 besar dan akan menghadapi Argentina.
Menhut Raja Juli Antoni klarifikasi isu keterlibatan OTT KPK Bupati Kuansing, ungkap kronologi pengembalian amplop.
Komdigi menegur dua operator seluler yang masih mengaktifkan kartu SIM tanpa registrasi biometrik sesuai aturan yang berlaku sejak 1 Juli 2026.
Kebakaran Rama Billiard & Cafe Jogja diduga dipicu gangguan listrik. Kerugian ditaksir lebih dari Rp20 miliar tanpa korban jiwa.
Bandara Adisutjipto resmi melayani rute langsung Yogyakarta–Banjarmasin setiap hari bersama Citilink mulai 1 Juli 2026.
Kemenkes menegaskan tenaga medis dan nakes berhak menghentikan pelayanan jika mengalami intimidasi, sesuai UU Kesehatan.