Perplexity Luncurkan Portable Computer: AI Lokal dengan GPU Nvidia
Perplexity luncurkan Portable Computer, agen AI lokal yang berjalan di perangkat pengguna. Hanya kompatibel dengan Nvidia DGX Spark dan Linux RTX. Baca selengka
Harianjogja.com, JOGJA—Tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah untuk klub sepak bola Persiba Bantul Edy Bowo Nurcahyo (EBN) tetap memenuhi panggilan penyidik Kejati DIY, meski abu vulkanik menyelimuti DIY akibat erupsi Gunung Kelud, Jumat (14/2/2014).
EBN datang ke Kantor Kejati DIY pada pukul 09.00 WIB ditemani penasihat hukumnya, Bimas Ariyanta dan Muslih A Rahman. Ketiganya mengenakan masker saat memasuki ruang pemeriksaan lantai 3 gedung Kejati DIY.
Sementara hal yang cukup kontras justru terlihat di kantor Kejati. Jika pada hari biasa, banyak berlalu lalang jaksa dan staf kepegawaian di tempat tersebut, kemarin hal itu tidak terjadi.
Kantor yang terletak di Jalan Sukonandi No.4 itu sepi. Hanya ada beberapa pegawai dan jaksa yang masuk.
Kasi Penkum Kejati DIY Purwanta Sudarmadji yang dikonfirmasi koran ini mengakui jika keberadaan abu vulkanik sedikit banyak mengganggu aktivitas pegawai dan jaksa di tempat tersebut.
Akan tetapi dia memastikan pemeriksaan untuk sejumlah kasus tetap berjalan seperti biasa. "Soal pemeriksaan bersifat fluktuatif, karena kondisinya seperti ini," jelasnya.
Kasi Penuntutan sekaligus salah satu penyidik kasus dugaan korupsi Persiba, Mei Abeto Harahap yang ditemui secara terpisah mengaku pemeriksaan untuk EBN tetap berjalan seperti biasa.
"Masih tetap jalan. Hari ini materinya masih seputar verifikasi pencairan dan pertanggungjawaban," ujarnya.
Abeto juga mengungkapkan dalam pemeriksaan itu, dia juga menanyakan mengenai tanda tangan pencairan anggaran yang dilakukan tersangka. Menurut dia, EBN tidak banyak menyangkal mengenai bukti yang disodorkan penyidik. "Dia membenarkan soal tanda tangan itu," tandasnya.
Disinggung mengenai pernyataan pengacara tersangka Idham Samawi, Augustinus Hutajulu mengenai adanya bias pemahaman mengenai keberadaan dan kewenangan Persiba dan Pengcab, Abeto menandaskan jika Persiba adalah klub profesional.
"Kalau tidak profesional kenapa bermain di Divisi Utama saat itu? Kenapa bisa kontrak pemain asing?" ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perplexity luncurkan Portable Computer, agen AI lokal yang berjalan di perangkat pengguna. Hanya kompatibel dengan Nvidia DGX Spark dan Linux RTX. Baca selengka
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Vietnam mempertahankan gelar Piala AFF 2026 setelah bermain imbang 2-2 melawan Thailand dan menang agregat 4-2 di final.
APBD Perubahan Kulonprogo 2026 mengalokasikan Rp8 miliar untuk Bank BPD DIY dan Bank Kulonprogo, tetapi dasar hukumnya disorot DPRD.
Bhutan dinobatkan sebagai negara paling tenang di dunia versi Noise-Free Nations Index 2026 dengan skor 89,44. Simak 10 negara paling tenang dan alasannya