PLN Diminta Atasi Listrik Padam di Sukoharjo, Ini Dampaknya
Pemadaman listrik di Sukoharjo ganggu industri dan picu macet. Pengusaha mengeluh biaya operasional naik akibat genset.
Harianjogja.com, BANTUL- Pasokan pangan berupa sayur mayur di Kabupaten Bantul mulai terganggu akibat dampak abu vulkanik dari letusan Gunung Kelud Kamis (13/2/2014) malam lalu.
Pantauan media ini Sabtu (15/2/2014) di pasar tradisional di Bantul, pasokan sayur dari pengepul luar daerah kosong sepangjang Sabtu. Diantaranya terjadi di Pasar Bantengan, Wonocatur, Banguntapan.
Puji, 38 salah seorang pedagang sayur di Pasar Bantengan mengungkapkan, sejak pagi hingga siang ia hanya menjual sisa barang dagangan yang belum laku sejak Kamis (13/2/2014). Sebab menurutnya, pengepul yang biasa mengantar pasokan sayur tidak datang.
"Katanya enggak ada yang metik [memanen] sayur gara-gara kena abu tanamannya, jadi kosong," ungkap Puji ditemui Sabtu (15/2/2014).
Sementara itu, pedagang sayur keliling yang biasa beroperasi di perumahan warga menurutnya juga berhenti berjualan. Sebab, sejak pagi tidak ada satu pun pedagang sayur keliling yang kulakan barang dagangan ke dirinya. "Biasanya ada yang beli, sekarang enggak ada," ujarnya.
Bariyah, pedagang lainnya menuturkan, pengepul sayur dari daerah Magelang yang biasa menyuplai sayuran ke Pasar Induk Giwangan tidak beroperasi sepanjang Sabtu. "Saya biasanya kulakan di Pasar Giwangan tapi enggak ada. Yang dari Magelang enggak datang," imbuhnya.
Akibatnya beberapa sayuran seperti sawi putih, kangkung dan bayam langka. Bariyah hanya menjual sisa barang dagangan yang tidak laku di hari sebelumnya.
Selain suplai terganggu, pembeli menurutnya juga menurun drastis sejak Jumat (14/2/2014). Akibatnya para pedagang sebagian tidak berjualan karena barang yang dijual kebanyakan tidak laku. (Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemadaman listrik di Sukoharjo ganggu industri dan picu macet. Pengusaha mengeluh biaya operasional naik akibat genset.
Pemerintah membuka program vokasi 2026 bagi 50 ribu korban PHK dan 220 ribu lulusan SMA-SMK dengan anggaran Rp6,26 triliun.
Pemkot Jogja mempercepat penataan kabel dan penertiban reklame ilegal. Sebanyak 2.623 reklame telah ditertibkan sepanjang 2026.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai menyiapkan pengembangan aglomerasi wisata lintas daerah. Tujuannya untuk mendongkrak perekonomian daerah.
Banjir rob di Kecamatan Tayu, Pati, merendam 73 rumah dan 85 hektare tambak. Sebanyak 127 KK terdampak akibat tanggul laut yang jebol.
Novotel Suites Yogyakarta Malioboro sebagai hotel bintang empat di bawah naungan Accor Group menghadirkan beragam fasilitas penunjang selain layanan akomodasi.