Daftar 10 Orang Terkaya Dunia Juli 2026, Elon Musk Nomor Satu
Forbes merilis daftar orang terkaya dunia Juli 2026. Elon Musk tetap di posisi pertama dan menjadi triliuner pertama dunia
MUNTAHKAN MATERIAL VULKANIK Kawah Gunung Kelud memuntahkan material vulkanik terlihat dari desa Sumberasri, Nglegok, Blitar, Jawa Timur, Sabtu (15/2). Gunung Kelud hingga kini masih berstatus Awas dan mengeluarkan material vulkanik berupa debu vulkanik, pasir, kerikil, dan batu dengan radius mencapai 15 km. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/
Harianjogja.com, JOGJA- Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Fita Yulia Kisworini Minggu (16/2/2014) menjelaskan, karena bentuknya yang halus abu vulkanik dapat dengan mudah terhirup dan masuk ke paru-paru.
Dalam jangka pendek masuknya abu yang mengandung silica ke dalam paru-paru menyebabkan rasa gatal di tenggorokan dan kerongkongan serta gangguan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang ditandai dengan rasa sesak saat bernapas.
Sementara dalam jangka panjang, kandungan silica dapat mengendap dalam paru-paru dan berpotensi mengganggu kinerja organ tubuh.
Tak hanya berisiko pada saluran pernapasan, abu juga cukup berbahaya ketika kontak dengan mata secara langsung. Bila mata yang kelilipan dikucek, abu yang ada di selaput mata dapat menggores selaput mata dan memicu peradangan mata.
Bila abu terlanjur terhirup ada baiknya segera perbanyak minum air putih untuk mengurangi rasa gatal di kerongkongan. Sedangkan bila mulai terasa sesak disarankan segera menghubungi puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan obat penanggulangan ISPA.
Sedangkan untuk mata yang terpapar abu, disarankan tidak mengucek mata, melainkan segera membasuh mata dengan air bersih untuk menghilangkan abu yang masuk ke mata.
“Kami sudah berkoordinasi dengan puskesmas-puskesmas di Jogja, bila butuh penangan darurat pasokan obat-obatan sudah kami sediakan di sana,” kata Fita.
Sebagai langkah antisipasi, Dinkes Kota Jogja menyarankan warga Jogja untuk mengenakan masker dan kacamata ketika beraktivitas. Penggunaan masker dan kacamata dapat menghindarkan saluran pernapasan dan mata terkena abu vulkanik. Untuk ketersediaan masker, Fita menjelaskan pihak Pemerintah Kota saat ini tengah menghadapi krisis pasokan masker sehingga warga yang belum memiliki masker dapat menggantinya dengan sapu tangan atau kain untuk menutup hidung dan mulut.
Sementara menanggapi risiko abu masuk ke dalam sumur terbuka, Fita mengaku pihaknya juga sudah bekerja sama dengan puskesmas untuk menyediakan tawas sebagai pengendap material vulkanik yang berada di sumur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Forbes merilis daftar orang terkaya dunia Juli 2026. Elon Musk tetap di posisi pertama dan menjadi triliuner pertama dunia
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Kebakaran Pasar Sidoharjo Bayat Klaten menghanguskan dagangan pedagang. Pemkab Klaten menyiapkan solusi agar pedagang segera berjualan kembali.
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.
YIA menyerahkan perahu karet dan motor tempel kepada relawan SAR untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di pesisir Kulonprogo.
Menaker Yassierli memastikan pemerintah mengawal isu PHK buruh garmen di Jawa Tengah melalui verifikasi, mediasi, dan perlindungan hak pekerja.