PLN Siapkan PPA 30 Tahun untuk Serap Listrik Proyek PSEL
PLN menyiapkan kontrak jual beli listrik hingga 30 tahun untuk proyek PSEL guna menarik investasi dan mempercepat transisi energi.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul pergi ke Bali dalam rangka kunjungan kerja.
Informasi Harianjogja.com, anggota dewan ini pergi meninggalkan gedung DPRD, Selasa (18/2/2014) menuju pulau dewata menggunakan kendaraan darat untuk studi banding tentang rancangan pariwisata, perikanan perdagangan umum.
Salah satu anggota DPRD Suhardono saat dihubungi dirinya Selasa, malam sedang dalam perjalanan menuju Bali. Ketua Komisi B ini mengatakan, komisinya akan mengunjungi Pemkab Buleleng, Bali untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ketua DPRD Gunungkidul Budi Utama mengatakan, kunjungan kerja ke Bali sudah dijadwalkan pertemuannya dengan pihak pemerintah provinsi Bali sehingga tidak mungkin lagi ditunda.
“Sudah terlanjur dijadwalkan, tidak bisa ditunda,” kata Budi.
Kunjungan kerja tersebut mendesak karena Raperda harus selesai pada 10 Maret mendatang. (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN menyiapkan kontrak jual beli listrik hingga 30 tahun untuk proyek PSEL guna menarik investasi dan mempercepat transisi energi.
Komdigi akan memanggil YouTube setelah menemukan konten promosi vape yang melibatkan anak di bawah umur dan diduga melanggar aturan
PSS Sleman menggelar Launching Team, Jersey Reveal, dan laga uji coba melawan Kendal Tornado FC di Stadion Maguwoharjo pada 8 Agustus 2026
Pemerintah mengintegrasikan MBG dengan Koperasi Desa Merah Putih untuk ketahanan pangan. Pengamat menilai tata kelola dan keamanan pangan masih menjadi tantanga
Polres Karanganyar menghentikan penyelidikan dugaan MinyaKita berbau solar setelah uji laboratorium memastikan tidak ada kandungan solar maupun minyak tanah.
Gempa magnitudo 5,3 mengguncang Ismailia, Mesir. Belum ada laporan korban, sementara pemerintah mengaktifkan tanggap darurat dan rumah sakit bersiaga.