JEJAK TRADISI: Jalur Singolangu dan Warisan Cerita Lereng Lawu
Jalur Singolangu Gunung Lawu kembali ramai menjelang Suro. Jalur klasik ini menyimpan sejarah, petilasan, dan tradisi lereng Lawu.
Ilustrasi mayat (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Harianjogja.com, KULONPROGO - Eko Wahyudi, 25, warga Dusun Bulak, Desa Tuksono, Kecamatan Sentolo menemukan sesosok mayat tergeletak di semak-semak bekas pabrik jamur desa setempat, Senin (3/3/2014) pukul 13.00 WIB.
Penemuan mayat diawali ketika dia sedang mengejar salah satu kambingnya yang lepas saat sedang digembala di lokasi tidak jauh dari penemuan mayat.
Mayat yang ditemukan Eko tersebut adalah Dwi Ratno, 45, warga Dusun Panjol RT 25/XIII, Desa Srikayangan, Kecamatan Sentolo.
Dia menuturkan, pengejaran terhadap kambing yang lepas tiba-tiba terhenti ketika ada mayat tergeletak di semak-semak.
"Saya niatnya itu ngejar kambing saya malah akhirnya melihat mayat. Saya lihat sebentar, sekujur mayat penuh luka. Akhirnya saya berlari minta tolong warga," ujar Eko menuturkan kepada wartawan saat berada di lokasi kejadian.
Ada beberapa bagian tubuh korban yang mengalami luka lebam. Sisa darah yang mengucur dari hidung terlihat sudah mengering. Di bagian perut juga terlihat luka lebam. Sementara di ruas kaki terlihat lecet hingga ada kulit yang memutih seperti terkelupas.
Berjarak sekitar 30 meter dari titik penemuan mayat terdapat mobil sedan Toyota Corolla Altis bernomor polisi B 8908 BF. Mobil tersebut milik Dwi Ratno, di dalamnya juga masih ditemukan surat-surat kendaraan. Tapi saat itu tidak ada satu pun identitas mengenai mayat tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalur Singolangu Gunung Lawu kembali ramai menjelang Suro. Jalur klasik ini menyimpan sejarah, petilasan, dan tradisi lereng Lawu.
Puluhan siswa SMP di Yogyakarta mendapat kesempatan belajar teknologi secara langsung bersama mahasiswa dari Indonesia dan Hong Kong
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bantul memprediksi tingkat hunian kamar hotel atau okupansi selama musim libur sekolah 2026 hanya menc
BPS DIY menyebut Sensus Ekonomi 2026 jadi dasar pemetaan ekonomi daerah. Data dijamin rahasia dan digunakan untuk perencanaan.
Pertama di Indonesia, Perlindungan Menyeluruh Hingga 3 Tahun terhadap Risiko Kerusakan dan Kehilangan
Rupiah melemah ke Rp17.859 per dolar AS. Penguatan dolar AS dan kebijakan The Fed jadi faktor utama tekanan mata uang.