Alokasi Pupuk Bersubsidi di Kulonprogo Turun

Selasa, 04 Maret 2014 15:51 WIB
Alokasi Pupuk Bersubsidi di Kulonprogo Turun

Ilustrasi pupuk bersubsidi (JIBI/Solopos/Dok.)

Harianjogja.com, KULONPROGO-Dinas Pertanian dan Kehutanan Kulonprogo menyebutkan terjadi penurunan alokasi pupuk bersubsidi dari pemerintah pusat untuk Kulonprogo.

Pada 2013, alokasi dan serapan untuk urea sebanyak 5.428 ton, ZA 2.810 ton, SP36 1.105 ton, dan NPK 6.035 ton. Sementara pada tahun ini, alokasi urea turun menjadi 5.320 ton, ZA 2.469 ton, SP36 847 ton, dan NPK 4.709 ton.

Staf seksi Serealia Bidang Tanaman Pangan Dispertanhut Kulonprogo, Wazan Mudzakir, menuturkan, alokasi pupuk bersubsidi untuk daerah bergantung pada kebijakan pemerintah pusat.

“Jika terjadi pengurangan dari pusat otomatis daerah terkena imbasnya,” jelasnya, Senin (3/3/2014).

Ia memperkirakan jika tidak ada antisipasi dari pemerintah kabupaten maka persediaan pupuk bersubsidi di Kulonprogo hanya mampu mencukupi kebutuhan pertanian sampai November mendatang.

Selain mengajukan permintaan tambahan alokasi pupuk ke Pemda DIY untuk diusulkan ke pemerintah pusat, Pemkab Kulonprogo juga akan memperketat penyaluran pupuk bersubsidi kepada para petani melalui verifikasi dan validasi dalam pengecekan keabsahan dokumen rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online