Argentina Menuju Fase Gugur Piala Dunia 2026 Ini Skenario Lawannya
Argentina lolos 32 besar Piala Dunia 2026, calon lawan di Grup H masih ditentukan hasil akhir fase grup.
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti meninjau pergola pedestrian di trotoar sisi utara jalan Kleringan, Jogja, Rabu (6/6). Pedestrian yang nyaman akan menjadi daya tarik bagi warga maupun wisatawan untuk menikmati susana kota Jogja dengan berjalan kaki.
Harianjogja.com, JOGJA-Sebanyak 26 rekanan proyek dipastikan ambil bagian dalam pengerjaan proyek penghijauan dalam bentuk pengadaan pergola di Kota Jogja dengan menggunakan Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) Perubahan 2013.
Mereka mengerjakan proyek senilai Rp5,3 miliar itu pada Juli 2013 di 36 wilayah, setiap wilayah dengan anggaran senilai Rp147,9 juta per unit pergola.
Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Jogja Irfan Susilo yang dikonfirmasi Harianjogja.com mengakui banyaknya rekanan yang terlibat dalam pengerjaan proyek tersebut.
Dia juga tidak membantah mengenai proses pengadaan yang dilakukan tanpa melalui lelang, akan tetapi melalui penunjukkan langsung. Hal itu didasarkan pada pertimbangan nilai proyek di bawah Rp200 juta.
“Ada 26 rekanan proyek yang mengerjakan. Soal dari mana saja saya tidak tahu. Karena hal itu menjadi ranah teknis dari bidang yang bersangkutan [Bidang Pertamanan dan Keindahan],” ucapnya, Rabu (5/3/2014).
Menurut Irfan, sedari awal dirinya tidak tahu mengenai adanya kemungkinan keterlibatan sejumlah rekanan proyek yang di-back-up atau dimiliki oleh oknum anggota dewan dan Pemkot Jogja. Alasannya, penentuan rekanan proyek untuk pergola berada di bawah Bidang Pertamanan dan Keindahan BLH Jogja. “Itu ditangani bidang yang bersangkutan,” tandasnya.
Selain 26 rekanan yang mengerjakan proyek, dia menambahkan, ada keterlibatan salah satu konsultan dalam penentuan titik pemasangan pergola. Konsultan tersebut dalam perkembangannya mendapatkan dana Rp30 juta atas jasanya dalam penentuan titik.
Irfan mengungkapkan, sebelum proyek itu dikerjakan dirinya mengaku tidak ada rencana untuk merealisasikan proyek tersebut. Dia beralasan pada Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas dan Platfon Anggaran Sementara (PPAS) APBDP 2013.
Untuk itu dirinya mengaku kaget ketika tiba-tiba dalam pembahasan KUA PPAS di Badan Anggaran (Banggar) muncul proyek tersebut. “Untuk itu silahkan tanya ke Banggar,” kilahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Argentina lolos 32 besar Piala Dunia 2026, calon lawan di Grup H masih ditentukan hasil akhir fase grup.
Dinkes Sleman rencanakan Raperda KTR masuk Prolegda 2027, atur ruang publik dan keseimbangan hak perokok serta nonperokok.
Pemerintah bebaskan PPN tiket pesawat ekonomi domestik selama libur sekolah 2026 untuk dorong daya beli dan pertumbuhan ekonomi.
Pemkab Gunungkidul perbaiki 256 RTLH dengan anggaran Rp5,12 miliar. Target rampung akhir September melalui program APBD 2026.
DPRD Semarang klarifikasi isu titip siswa SPMB 2026. Sistem seleksi SMP negeri berbasis kuota dan aturan resmi Disdik.
Presiden Prabowo dijadwalkan hadir di PENAS XVII Gorontalo 24 Juni dengan puluhan ribu peserta serta agenda pertanian dan nelayan nasional.