Ada 38 Laporan Kecurangan CPNS di Bantul

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Selasa, 11 Maret 2014 12:32 WIB
Ada 38 Laporan Kecurangan CPNS di Bantul

Ilustrasi ujian tulis dalam seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) (JIBI/Solopos/Dok.)

Harianjogja.com, BANTUL-Pemkab Bantul baru menutup laporan pengaduan pada Senin (10/3/2014). Kepala Inspektorat Bantul Bambang Purwadi menyatakan, hingga Senin (10/3/2014) siang, ada sekitar 38 pengaduan kecurangan yang disampaikan ke lembaganya.

"Karena masih diverifikasi, sementara yang datanya terbukti tidak valid baru lima tadi belum ada penambahan," imbuh Bambang.

Setelah dicoret dari daftar peserta yang lolos, Pemkab Bantul kini belum mengetahui siapa yang akan mengisi http://www.harianjogja.com/baca/2014/03/11/pelaku-kecurangan-seleksi-cpns-di-bantul-ternyata-oknum-guru-sd-495281" target="_blank">lima posisi peserta CPNS yang kosong akibat ditemukan ada kecurangan. "Semuanya masih menunggu dari pemerintah pusat," lanjut Setyawati lagi.

Selain lima peserta CPNS yang terbukti curang, ada satu orang peserta lagi yang mengundurkan diri sebagai CPNS Bantul karena diterima bekerja di BUMN. Alhasil, kini ada enam posisi peserta CPNS yang kosong.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online