Kisah Timbul Sopir Becak Jadi Korban Carut Marut Data BPS, Desil 1 Berubah Jadi 9
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.
Harianjogja.com, JOGJA-Mendekati masa kampanye, pelanggaran terhadap pemasangan alat peraga kampanye (APK) berupa spanduk, baliho semakin marak. Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) DIY melaporkan pelanggaran itu mencapai 12.020 atribut per akhir Februari.
Sebelumnya, pada akhir Desember 2013 lalu, pelanggaran APK di seluruh DIY tercatat 6.591 atribut. Ketua Banwaslu Muhammad Najib mengatakan, pelanggar tertinggi itu bergeser.
Jika pada pendataan 2013 Partai Nasional Demokrat menduduki pelanggar peringkat pertama, pada pendataan terbaru posisi itu diduduki oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).
"Peringkat pertama PDIP dengan total pelanggaran sebanyak 2.401 atribut," ungkapnya, Senin (11/3/2014).
Baru bertengger pada peringat kedua Partai Nasdem dengan total pelanggaran sebanyak 2.335 atribut. Lima besar lainnya adalah Partai Gerindra (1.665 atribut), PPP (1.155 atribut), dan Partai Demokrat (1.129 atribut). "Atribut-atribut itu dipasang di tiang listrik, telepon, dan pohon," ungkapnya.
Najib mengaku sudah melanjutkan temuannya itu dengan melayangkan surat ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar memberikan peringatan ke partai yang bersangkutan dan meneruskan ke petugas Satpol PP untuk dapat melakukan penertiban.
Menurut dia, peningkatan penertiban APK belakangan terakhir telah ditingkatkan oleh Satpol PP masing-masing kota/kabupaten. Koordinasi dengan satuan polisi pamong praja antar kota/kabupaten itu pun telah dilakukan untuk dapat lebih mengintensifkan penertiban.
Namun apa daya, penertiban itu tidak dapat dilakukan secara maksimal karena begitu ditertibkan APK yang melanggar kembali bermunculan.
Personel Satpol PP dengan tenaga yang dikerahkan oleh masing-masing partai atau caleg untuk memasang atribut tak sebanding. "Kami kalah cepat dengan penambahan atribut," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.
Timnas voli putri Indonesia kalah 1-3 dari Iran pada perempat final AVC Women's Continental 2026. Garuda Pertiwi gagal melaju ke semifinal.
China memberlakukan aturan baru keluar-masuk negara mulai 15 September. Simak ketentuan dokumen, larangan masuk hingga klarifikasi pemeriksaan ponsel.
Marc Marquez tercepat di FP1 MotoGP Aragon 2026 dengan 1'47.532. Raul Fernandez ke-2, Marco Bezzecchi ke-3. Bagnaia ke-20, Martin ke-18. Simak hasil lengkapnya.
Hasil FP1 Moto3 Aragon 2026 menempatkan Veda Ega Pratama di posisi ke-20. David Almansa menjadi pembalap tercepat di Sirkuit MotorLand Aragon.
etua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto mengapresiasi Festival Mustika Rasa yang dihadirkan di Kota Yogyakarta.