Baliho Provokatif Muncul di Sleman

Rima Sekarani
Rima Sekarani Selasa, 18 Maret 2014 12:49 WIB
Baliho Provokatif Muncul di Sleman

Harianjogja.com, SLEMAN—Sebuah baliho yang dinilai Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sleman bisa memicu konflik terpasang di depan kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Sleman di Beran, Tridadi, Sleman.

“Hari ini ada baliho yang bisa menimbulkan konflik. Bisa jadi kampanye hitam,” kata Ketua Panwaslu Sleman, Sutoto Jatmiko, Senin (17/3/2014).

Pada baliho tersebut digambarkan sebuah grafik tingkat korupsi partai politik (parpol) peserta pemilu. Setiap parpol ditampilkan melalui warna identitasnya. Semua warna selain biru yang identik dengan Partai Demokrat diberi label partai lain.

Warna merah disajikan sebagai partai terkorup, disusul warna kuning pada urutan kedua, sementara Partai Demokrat sendiri menduduki urutan ketiga. “Meski yang disebutkan partainya sendiri, hal itu tetap bisa memicu konflik,” ucap Sutoto.

Sutoto Jatmiko mengaku telah mendapatkan laporan dan protes dari parpol lain dan masyarakat. “Kami sudah ingatkan berkali-kali, dan saya telah minta baliho itu segera diturunkan,” tegasnya.

Ketua DPC Demokrat Sleman, Sarjono, mengaku tidak tahu-menahu soal pemasangan baliho di depan kantor partainya, sehingga dia tidak bisa berkomentar banyak. “Saya belum tahu siapa yang pasang. Yang jelas bukan dari DPC,” ungkapnya.

Selain mendapat teguran dari Panwaslu, Sarjono mengaku juga mendapat pemberitahuan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman. “Mengetahui itu, saya juga kurang berkenan,” kata Sarjono.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online