BANDARA KULONPROGO : Dokumen KKOP Harus Beres Sebelum Pileg

Rabu, 19 Maret 2014 11:44 WIB
BANDARA KULONPROGO : Dokumen KKOP Harus Beres Sebelum Pileg

JIBI/Solopos/Burhan Aris Nugraha Pesawat Kalstar berjalan di landasan pacu bersiap melakukan take off di Bandara Adi Sumarmo, Ngemplak, Boyolali, Senin (24/2). Bandara Adi Sumarmo pada Senin (24/2) pagi ditutup selama 2 jam akibat kabut tebal disekitar bandara.

Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemkab Kulonprogo mendesak penyusunan dokumen Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) pembangunan bandara selesai sebelum Pemilu Legislatif (pileg) 9 April mendatang.

Hal ini dilakukan supaya selaras dengan peletakan batu pertama pembangunan pabrik pengolahan pasir besi PT Jogja Magasa Iron (JMI) yang rencananya dilakukan pada bulan yang sama pasca-pileg.

Asisten II Sekretaris Daerah Kulonprogo, Triyono, menuturkan, pembicaraan antara PT JMI dengan PT Angkasa Pura sebagai pemrakarsa pembangunan bandara belum menemukan titik temu sejak beberapa bulan lalu.

“Padahal PT JMI sudah berencana untuk mengadakan peletakan batu pertama setelah pemilu, jadi seharusnya urusan KKOP sudah beres,” ujarnya, Selasa (18/3/2014).

Diungkapkannya, persoalan yang masih menghambat penyusunan KKOP saat ini berada pada letak pabrik dengan lokasi landasan bandara.

Kemudian, muncul wacana PT JMI akan memundurkan lokasi pabriknya ke arah timur dan PT Angkasa Pura http://www.harianjogja.com/baca/2014/03/18/bandara-kulonprogo-landasan-pacu-bergeser-ongkos-pembangunan-tambah-mahal-496956" target="_blank">memundurkan landasan pacu sejauh 500 meter ke arah barat dan berhimpitan dengan muara sungai Bogowonto.

Kendati demikian, ia menilai tidak perlu ada pembebasan lahan lagi semisal landasan pacu bandara jadi mundur.

“Kami tidak berani berkomentar banyak, bagaimana pun posisi pemkab saat ini juga serba salah, jadi harapannya KKOP segera selesai,” katanya.

Menurutnya, pekerjaan PT Angkasa Pura masih banyak, karena setelah KKOP selesai masih harus membuat dokumen AMDAL, pembebasan lahan, dan sebagainya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Direktur SDM dan Community Development PT JMI, Heru Priyono, membenarkan, peletakan batu pertama akan dilakukan setelah pemilu legislatif. “Untuk tanggalnya belum dapat dipastikan tetapi sekitar April,” tegasnya.

Saat ini, urainya PT JMI sedang mempersiapkan infrastruktur jalan dan penataan lahan untuk peletakan batu perrtama, termasuk membuat areal parkir dan merapikan tempat acara.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online