Duh, 90% Caleg Incumbent Tersangkut Korupsi

Kamis, 20 Maret 2014 15:58 WIB
Duh, 90% Caleg Incumbent Tersangkut Korupsi

Harianjogja.com, JOGJA—Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) Universitas gadjah Mada (UGM) Jogja meminta masyarakat bersikap cerdas dalam memilih calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2014. Pasalnya, 90% caleg wajah lama (incumbent) terindikasi kasus korupsi.

Peneliti Pukat Hifdzil Alim mengatakan, selektif memilih caleg wajib dilakukan agar masyarakat tidak terjebak memilih politisi ataupun partai politik (parpol) yang banyak terlibat korupsi.

“Jangan pilih lagi caleg yang sudah menjabat sebelumnya dalam parlemen yang terbukti maupun terindikasi korupsi. Sebab sembilan puluh persen wajah lama yang kembali mencalonkan diri terindikasi korupsi,” katanya dalam pemaparan hasil penelitian Korupsi Partai Politik 2009-2014 di Tingkat Nasional dalam Potret Media, Rabu (19/3/2014).

Hasil penelitian Pukat diketahui, ada keterlibatan kader parpol yang menduduki jabatan publik dalam praktik korupsi. Pukat menilai, tidak satu pun parpol yang memiliki kader yang menduduki jabatan publik yang tidak memiliki kaitan dengan praktik korupsi.

Ironisnya, mereka yang terindikasi korupsi kembali mencalonkan diri sebagai caleg. Pola semacam ini, menurutnya, akan semakin memperbesar perilaku korupsi pada periode pemerintahan ke depan. Jika pemilih salah menjatuhkan pilihan, akan berdampak pada nasib bangsa selama lima tahun ke depan.

"Kalau yang terindikasi korupsi kembali dipilih, maka ini akan menjadi ancaman serius. Untuk itu, masyarakat harus berhati-hati dan cerdas dalam memilih calon pemimpin," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online