73 Kuota Jalur Mandiri Unsoed Disetting, Calon Maba Dimintai Uang
KPK menemukan dugaan pengaturan 73 dari 245 kuota PMB jalur mandiri Unsoed. Penyidik juga mengungkap tiga klaster perkara
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejak awal Januari hingga 17 Maret 2014, kasus demam berdarah dengue (DBD) di Sleman terus terjadi. Tercatat, sebanyak 126 kasus DBD terjadi di wilayah ini.
“DBD itu berkaitan erat hubungannya dengan iklim, misalnya kelembaban udara yang tinggi,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman, Mafilindati Nuraini, Kamis (19/3/2014).
Kecamatan Kalasan dan Gamping masih menjadi daerah dengan jumlah kasus tertinggi. Dari 126 kasus yang ada, 27 kasus di antaranya terjadi di Kalasan, 23 kasus di Gamping, baru disusul Kecamatan Godean, Mlati, dan Depok.
Diterangkan Mafilindati Nuraini, penangan DBD di Sleman masih dilakukan melalui program 3M Plus. Selain langkah menutup, menguras, dan mengubur barang-barang yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, masyarakat bisa menambahkan cara lainnya.
“Plus dengan penggunaan larvasida, pemberian ikan di tempat yang susah dikuras, bisa juga dengan tanaman pengusir nyamuk,” ujar Mafilindati.
Idealnya, pengurasan tandon air dilakukan satu hingga dua kali seminggu. Kendati demikian, jika ada tandon yang susah dikuras, masyarakat bisa menutupnya secara rapat. “Di daerah Cangkringan mungkin langka air, jadi ditutup saja tandonnya,” katanya.
Khusus penggunaan larvasida, Dinkes meminta warga agar tidak mudah percaya dengan penjualan secara umum. “Jangan percaya pada penjual larvasida yang umum, minta saja melalui puskesmas,” tegas Mafilindati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menemukan dugaan pengaturan 73 dari 245 kuota PMB jalur mandiri Unsoed. Penyidik juga mengungkap tiga klaster perkara
Labuan Bajo ditargetkan pulih dan makin tangguh pascagempa M7,7 melalui penguatan keselamatan, manajemen risiko, dan destinasi wisata darat
Luhut menyebut integrasi AI dalam E-Katalog dapat menghemat anggaran 20%-30% serta meningkatkan transparansi pengadaan pemerintah.
Festival Mustika Rasa resmi dibuka di Alun-Alun Selatan Jogja, Sabtu (29/8/2026). Festival kuliner yang melibatkan ratusan UMKM lokal ini membawa pesan tentang
Bala Mataram Rescue yang tumbuh dari suporter PSIM kini memiliki ambulans sendiri berkat bantuan Brajamusti Rantau untuk misi kemanusiaan
Ribuan warga mengikuti senam di Alun-Alun Selatan Jogja dan menggalang donasi lebih dari Rp10 juta untuk korban gempa NTT.