Banjir Rob Pati Rendam 73 Rumah dan 85 Hektare Tambak
Banjir rob di Kecamatan Tayu, Pati, merendam 73 rumah dan 85 hektare tambak. Sebanyak 127 KK terdampak akibat tanggul laut yang jebol.
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejak awal Januari hingga 17 Maret 2014, kasus demam berdarah dengue (DBD) di Sleman terus terjadi. Tercatat, sebanyak 126 kasus DBD terjadi di wilayah ini.
“DBD itu berkaitan erat hubungannya dengan iklim, misalnya kelembaban udara yang tinggi,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman, Mafilindati Nuraini, Kamis (19/3/2014).
Kecamatan Kalasan dan Gamping masih menjadi daerah dengan jumlah kasus tertinggi. Dari 126 kasus yang ada, 27 kasus di antaranya terjadi di Kalasan, 23 kasus di Gamping, baru disusul Kecamatan Godean, Mlati, dan Depok.
Diterangkan Mafilindati Nuraini, penangan DBD di Sleman masih dilakukan melalui program 3M Plus. Selain langkah menutup, menguras, dan mengubur barang-barang yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, masyarakat bisa menambahkan cara lainnya.
“Plus dengan penggunaan larvasida, pemberian ikan di tempat yang susah dikuras, bisa juga dengan tanaman pengusir nyamuk,” ujar Mafilindati.
Idealnya, pengurasan tandon air dilakukan satu hingga dua kali seminggu. Kendati demikian, jika ada tandon yang susah dikuras, masyarakat bisa menutupnya secara rapat. “Di daerah Cangkringan mungkin langka air, jadi ditutup saja tandonnya,” katanya.
Khusus penggunaan larvasida, Dinkes meminta warga agar tidak mudah percaya dengan penjualan secara umum. “Jangan percaya pada penjual larvasida yang umum, minta saja melalui puskesmas,” tegas Mafilindati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Banjir rob di Kecamatan Tayu, Pati, merendam 73 rumah dan 85 hektare tambak. Sebanyak 127 KK terdampak akibat tanggul laut yang jebol.
Simak jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 26 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 per perjalanan.
Kementerian Pariwisata mengusulkan bebas visa bagi tujuh kelompok wisatawan berdasarkan jumlah kunjungan, belanja wisata, dan keberlanjutan pasar.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 26 Juni 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Apindo menilai DSI dapat memperkuat pengawasan ekspor dan menekan praktik under invoicing tanpa menambah beban administratif pelaku usaha.
Wakil Gubernur DIY Paku Alam X mengusulkan seluruh jamaah haji DIY menggunakan e-paspor untuk mempercepat layanan imigrasi dan meningkatkan kenyamanan.