Serapan BBM Bersubsidi Nelayan Bantul Hanya 15%

Minggu, 23 Maret 2014 12:26 WIB
Serapan BBM Bersubsidi Nelayan Bantul Hanya 15%

Harianjogja.com, BANTUL- Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyebutkan serapan bahan bakar minyak bersubsidi jenis premium bagi nelayan di daerah setempat selama 2013 masih rendah, hanya sekitar 15%.

"Rendahnya serapan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi ini bisa karena nelayan tidak melaut, atau karena pembelian premium tidak melalui rekomendasi," kata Kasi Pengembangan Penangkapan Sarana dan Prasarana Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bantul Istriyani, Sabtu (22/3/2014).

Menurut dia, dari total kebutuhan premium untuk seluruh nelayan Bantul yang diasumsikan sebanyak 425.600 liter pada 2013, hingga akhir tahun hanya terserap sebanyak 64.800 liter, atau sekitar 15%.

"Peluang agar nelayan membeli premium di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sudah kami berikan melalui surat rekomendasi yang dikeluarkan dinas, namun belum dimanfaatkan nelayan secara optimal," katanya. (JIBI/Harian Jogja/Antara)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online