Kampanye Terbuka di Jogja, PAN Sindir Kepemimpinan Haryadi

Senin, 24 Maret 2014 09:44 WIB
Kampanye Terbuka di Jogja, PAN Sindir Kepemimpinan Haryadi

Harianjogja.com, JOGJA—Kampanye terbuka dimanfaatkan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk menyindir kepemimpinan walikota Jogja Haryadi Suyuti yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

PAN menilai, di bawah kepemimpinan walikota sekarang, Jogja tak lagi nyaman dan perlu direkonstruksi ulang.

"Jogja tak lagi nyaman, banyak elite tersandung korupsi sehingga harus berurusan dengan Kejaksaan. Mulai kasus KONI, Pergola dan kasus [dugaan] korupsi lainnya," kata Ketua Dewan Perwakilan Daerah PAN Kota Jogja Heru Purwadi, dalam orasinya di kampanye perdana PAN kota Jogja di Stadion Kridosono, Minggu (23/3/2014).

Menurut dia, saat ini merupakan langkah tepat untuk merekonstruksi ulang kekuatan guna menata Jogja agar lebih baik dan kembali nyaman. Untuk itu, ia meminta kepada seluruh kader dan simpatisan merapatkan barisan demi terwujudnya cita-cita itu.

"Jogja harus kembali nyaman, jangan sampai kota ini terus dirongrong oleh perilaku kotor oleh orang ataupun kelompok tertentu," seru dia.

"Ini merupakan kemunduran, setelah sepuluh tahun sebelumnya tidak pernah terjadi. Kami bukan antipati terhadap pemerintah kota, tapi mendorong segera melakukan koreksi," sindir Heru.

Caleg DPR RI nomor urut 8 dari PAN Susilo Budiono Djarot atau akrab disapa Budi Djarot mengaku optimistis PAN DIY bisa menghasilkan dua kursi di DPR.

Dia juga menyerukan kepada seluruh simpatisan dan kader partai untuk terus mengobarkan semangat nasionalisme di DIY.

"Saya berharap saat akan mencoblos, masyarakat diberi pencerahaan seperti saat Nabi Muhammad SAW akan menghancurkan berhala-berhala di Mekkah," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online