Bantul jadi Objek Penelitian untuk Pengembangan Ilmu Pengetahuan
Harianjogja.com, BANTUL- Ketua Konferensi Forum Wahana Teknologi (FWT) Indonesia Yulianto Priyatmaji mengemukakan, FWT Indonesia akan menjadikan wilayah Bantul sebagai laboratorium atau objek penelitian untuk mengembangkan ilmu pengetahuan bagi kalangan akademisi.
Konferensi Nasional Pertama Forum Wahana Teknologi untuk Inovasi dan Penguatan Pemerintah Daerah digelar pada 25-27 Maret di Parasamya Bantul.
Hasil penelitian itu diharapkan bisa menjadi masukan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul untuk mengembangkan potensi wilayah dan percepatan pembangunan.
"Selama ini pemerintah daerah masih sering gagap menghadapi kemajuan di wilayahnya. Mereka tidak memiliki program jelas untuk mengembangkan potensi di wilayahnya. Dengan adanya sinergi ini, harapannya pemerintah daerah memiliki referensi atau bank ide untuk menuju hal itu," kata Yulianto, Selasa (25/3/2014).
Selain manfaat jangka panjang yang bisa diambil kedua pihak, manfaat dalam jangka pendek akan langsung dirasakan oleh masyarakaat Bantul selama FWT Indonesia menggelar acara atau Konferensi Nasional di Bantul.
"Peserta dari Jakarta sudah sepakat untuk menginap di desa wisata Tembi dan Kebon Agung selama konferensi berlangsung, belum lagi nanti para perajin yang diberi kesempatan untuk pameran di sekitar pendopo Parasamya Bantul," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share