Wow, Kiriman Uang dari TKI ke Gunungkidul Mencapai Rp396,7 Miliar

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jum'at, 28 Maret 2014 13:50 WIB
Wow, Kiriman Uang dari TKI ke Gunungkidul Mencapai Rp396,7 Miliar

Harianjogja.com, PATUK—Jumlah pengiriman uang (remitansi) warga Gunungkidul yang menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) meningkat drastis. Pada 2013 lalu angka remitansi Rp396,7 miliar sementara di 2012 Rp187,8 miliar.

Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Gatot Abdullah Mansyur megatakan peningkatan remintansi menjadi potensi yang dapat dimanfaatkan daerah untuk menggerakan perekonomian TKI maupun keluarga di desa.

Uang kiriman dari luar negeri bisa jadi alat untuk mengembangkan kegiatan mikro dan kewirausahaan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Diharapkan bisa membuka peluang kerja di daerah dan mengurangi ketergantungan kerja di luar negeri,” kata Gatot saat meresmikan Sentra Usaha TKI Purna di Kawasan Wisata Embung Nglanggeran, Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kamis (27/3/2014).

Diresmikannya Desa Nglanggeran sebagai Sentra Usaha TKI Purna merupakan refleksi dari keberhasilan pemanfaatan remitansi sehingga bisa meningkatkan ekonomi produktif, baik untuk TKI Purna dan keluarga maupun masyarakat sekitar.

Gatot berharap akan semakin banyak daerah lain yang terinspirasi, termotivasi serta mampu untuk mengembangkan kegiatan-kegiatan ekonomi produktif sebagai sumber penghasilan berkelanjutan di daerah asal.

Salah satu mantan TKI di Arab Saudi, Kaliyem, 57, kini membuka usaha olahan makanan lokal. Setelah tiga tahun bekerja di negeri orang, dia mengaku sudah bisa membangun rumah dan usaha sendiri bahkan tidak ada niat untuk kembali ke Arab Saudi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online