Ingin Mutasi, Guru SD di Kulonprogo Mengadu ke Bupati

Selasa, 01 April 2014 11:29 WIB
Ingin Mutasi, Guru SD di Kulonprogo Mengadu ke Bupati

JIBI/Solopos/Ardiansyah Indra Kumala Dosen Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNS, Endang Sri Handayani memberikan materi menggambar bentuk di SDIT Nur Hidayah, Laweyan, Solo, Jumat (27/12/2013). Pelatihan tersebut untuk meningkatkan kompetensi guru tentang Seni Budaya dan Ketrampilan (SBK).

Harianjogja.com, KULONPROGO—Ninuk Nilawati, guru SD Negeri Kokap mengadu ke Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo untuk mewujudkan keinginan mutasi tempat kerja. Warga Dusun Nagung, Desa Kedundang, Kecamatan Temon itu datang dalam agenda Kamisan Bupati, Kamis (27/3/2014) lalu.

Ninuk memaparkan, kendala transportasi menuju sekolah menjadi alasannya ingin segera dipindah di wilayah yang dekat dengan rumahnya.

Dia memaparkan, sudah sejak 2007 mengabdi di wiayah Kokap. Sementara dia tinggal di Kedundang yang jaraknya cukup jauh. Imbasnya, dia kerap terlambat datang di sekolah untuk menunaikan kewajibannya menyampaikan pelajaran kepada siswa.

“Bila menggunakan angkutan harus dua kali dan harus menunggu lama sehingga sering terlambat sampai di sekolah,” paparnya menyampaikan keluhannya di depan Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo saat agenda Kamisan berlangsung.

Sementara itu, Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo tidak langsung mengabulkan keluhan Sumarni.

Sutedjo meminta Ninuk mengikuti prosedur dan sabar menunggu keputusan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online