Pabrik Briket Batok Kelapa di Karanganyar Terbakar
Kebakaran melanda pabrik arang briket di Karangpandan Karanganyar. Puluhan ton batok kelapa hangus, penyebab masih diselidiki.
JIBI/Solopos/Ardiansyah Indra Kumala Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto menyampaikan visi dan misi Partai Hanura saat kampanye di Gedung Olahraga (GOR) Manahan, Solo (21/3). Dalam kampanye yang dihadiri ribuan simpatisan tersebut dibagikan kartu asuransi jiwa.
Harianjogja.com, BANTUL–Kampanye putaran akhir bagi Partai Hanura mengumpulkan kader dan simpatisan Lapangan Pendowoharjo, Kecamatan Sewon, Rabu (2/4/2014).
Di Lapangan Pendowoharjo, calon presiden (capres) dari Partai Hanura Wiranto di hadapan pendukungnya mengingatkan bahaya korupsi yang tengah mengancam bangsa melalui pemilu kali ini.
Wiranto menegaskan dirinya menjamin seluruh caleg Partai Hanura yang diajukan untuk setiap dapil di Bantul dan DIY maupun pusat dari DIY telah diberikan pembekalan politik dengan hati nurani dan menjauhkan sikap perbuatan korupsi.
“Maka pada 9 April mendatang saya mengajak pilih calon yang telah dibekali dengan kebaikan dan hati nurani,” tandas Wiranto langsung disambut yel-yel pendukungnya.
Mantan Panglima TNI berjanji apabila ada caleg Hanura terbukti korupsi harus siap dimundurkan rakyat. “Kalau berani korupsi harus berani dimiskinan. Kalau perlu tembak mati," tandasnya.
Keseriusan Wiranto bicara tentang pemberantasan korupsi ini dibuktikan pula dengan melempar pertanyaan kesediaan caleg Hanura menolak berbagai bentuk korupsi yang juga hadir dalam rapat terbuka.
Wiranto juga berpesan tindak korupsi menjadi masalah terberat bangsa Indonesia makin tertinggal dari bangsa lain dan harus segera diperbaiki baik mentalitas maupun sistem yang lebih efektif lagi.
Capres yang akan berpasangan dengan pengusaha media Hary Tanoe tak mau melewatkan untuk tidak bicara Keisimewaan DIY.
Menurut dia, Keistimewaan DIY tidak diperoleh dengan cuma-cuma melainkan upaya rakyat. Kampanye terakhir Hanura dimeriahkan hiburan musik campursari menampilkan Cak Dikin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran melanda pabrik arang briket di Karangpandan Karanganyar. Puluhan ton batok kelapa hangus, penyebab masih diselidiki.
Wabah Ebola di RD Kongo tewaskan 300 orang, WHO tetapkan darurat global karena risiko penyebaran tinggi.
Psikolog mengungkap 9 kalimat yang sering diucapkan orang tidak bahagia serta cara mengubahnya menjadi pola pikir lebih positif.
Peramal Nana Kwaku Bonsam mengubah ramalan Piala Dunia 2026 dengan menjagokan Portugal dan Cristiano Ronaldo serta menyebut Inggris gagal juara.
Sebanyak 2.300 warga Sleman mendaftar sebagai agen Perlinsos untuk mendampingi layanan bantuan sosial digital berbasis IKD.
Harga MacBook & iPad naik 15-25%! Saham Apple anjlok 6%, Rp4.482 triliun lenyap. Penyebabnya: krisis chip memori akibat ledakan AI. Tim Cook sebut 'banjir abad