Caleg Gagal, Warga Takut Bantuan akan Ditarik

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Sabtu, 19 April 2014 15:06 WIB
Caleg Gagal, Warga Takut Bantuan akan Ditarik

MURAL PEMILU BERSIH Warga melintas di depan mural Pemilu bersih di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (20/3). Mural tersebut mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilih dalam Pemilu 2014 dan kritis terhadap janji-janji para Caleg dan Capres saat berkampanye. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Harianjogja.com, BANTUL- Sejumlah calon anggota legislatif (caleg) diketahui memberikan bantuan ke kelompok warga berupa seperangkat peralatan, sebelum pelaksanaan pemungutan suara digelar pada 9 April lalu.

Sejumlah caleg yang memberikan bantuan, kini tidak lolos menjadi legislator. Kini, warga khawatir bantuan tersebut akan ditarik kembali.

“Di sini itu kan dari PKB banyak Caleg yang masuk ke warga, mereka ngasih bantuan macam-macam ada tenda juga, enggak hanya genset,” ujar Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Jatimulyo Etik Muryani, Jumat (18/4/2014).

Lantaran kejadian penarikan bantuan tersebut, warga kini cemas apakah bantuan lainnya juga akan ikut ditarik. Sebab Caleg yang tidak lolos Pemilu tidak hanya satu orang.

Terpisah, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB DIY Aslam Ridha mengatakan, ihwal penarikan bantuan yang menuai kekecewaan warga bukan lagi menjadi tanggungjawab partainya. Sebab selama ini tidak pernah ada instruksi partai kepada caleg untuk menebar bantuan ke masyarakat.

“Partai tidak pernah menginstruksikan caleg ngasi genset atau bantuan lain. Itu sumber dananya juga pribadi caleg, jadi tanggung jawab caleg yang bersangkutan,” imbuhnya.

PKB lanjut Aslam hanya membantu kampanye caleg dengan memberikan bantuan atribut seperti bendera atau spanduk.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online