Gempa NTT 7,7 M: BNPB Catat 53.971 Rumah Rusak
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 M di NTT. Sebanyak 19.006 rumah rusak berat dan data masih diverifikasi.
dokumen
Harianjogja.com, KULONPROGO—Berniat mengisi perut di sela-sela menanam padi, lima warga Pedukuhan Seworan, Desa Triharjo, Kecamatan Wates dan dua orang warga Kecamatan Pengasih mengalami keracunan dan dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Wates, Senin (21/4/2014).
Ketujuh korban tersebut merupakan satu keluarga yang terdiri dari kakak beradik dan keponakan, serta satu orang cucu, antara lain, Kamilah, 40, Mujiyati, 46, Tumiyem, 58, Sukirah, 49, Desi Aryanti, 29 serta Nining Supriyanti, 30 beserta anaknya, Rido Rizki Abila, 5.
Peristiwa tersebut bermula saat para korban menanam padi di areal sawah yang berada di Triharjo. Sekitar pukul 08.00 WIB mereka menyantap beberapa jajanan pasar, antara lain, growol, tempe benguk, tahu bacem, pentho, yang dibeli di Pasar Teteg Kulon, dan minum air teh.
Tiga puluh menit kemudian, mereka merasakan pusing, mual, kaki lemas dan muntah. Menyadari kondisi badannya melemah, ketujuh orang tersebut pulang ke rumah.
Sesampainya di rumah, sebagian dari mereka sempat minum air kelapa muda, namun kondisi tidak kunjung membaik. Salah satu anggota keluarga meminjam mobil tetangga dan mengantar ketujuh orang tersebut ke RSUD Wates.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 M di NTT. Sebanyak 19.006 rumah rusak berat dan data masih diverifikasi.
Nepal mendesak TikTok dan Meta menghapus konten AI palsu, video lama, serta QR donasi palsu terkait banjir bandang.
Gus Yahya meminta massa aksi di Muktamar NU ke-35 tetap tenang dan tidak mengganggu persidangan. Ia juga bicara soal Gus Yusuf.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 diprediksi 5,3-5,6 persen. GREAT Institute menyebut investasi dan kepercayaan menjadi kunci.
UPN Veteran Yogyakarta memperkuat tata kelola KDMP Gondangan, Klaten, melalui pendampingan kelembagaan, administrasi, dan manajemen koperasi.
Penutupan HUT ke-81 Jateng di Boyolali dimeriahkan lari 5K, 4.500 kuliner gratis, GPM, UMKM, cek kesehatan, dan hiburan rakyat.