Kehancuran Ekologi RI di Balik Transisi Energi Disuarakan di COP30
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Harianjogja.com, BANTUL-Mayoritas mantan kepala desa (kades) yang maju sebagai caleg pada Pemilu 9 April lalu, berhasil merebut kursi DPRD Kabupaten Bantul. Tercatat tujuh mantan lurah lolos sebagai anggota dewan.
Kursi anggota DPRD Kabupaten Bantul periode 2014-2019 bakal banyak diisi kalangan mantan kepala desa. Data yang dihimpun Harian Jogja, tujuh orang mantan kepala desa dari PDIP, Partai Nasdem, Golkar dan Gerindra dinyatakan lolos.
PDIP menyumbang tiga caleg berlatar belakang bekas kepala desa, Partai Nasdem sebanyak dua orang, Golkar dan Gerindra masing-masing satu orang. Salah satu mantan Kepala Desa Bangunjiwo, Kasihan dari Partai Nasdem Bibit Rustamto mengatakan, partainya hanya memperoleh dua kursi, semuanya berasal dari mantan kepala desa.
Menurut dia, banyak hal yang menyebabkan tingginya keterpilihan mantan kepala desa. Pertama karena mereka telah memiliki basis massa yang kuat, dikenal masyarakat karena lama menjabat kepala desa serta dianggap sudah berpengalaman menjalankan pemerintahan.
"Dengan pengalaman saya bertahun-tahun sebagai kepala desa, saya rasa tidak ada kendala saat duduk nanti," terang Bibit Rabu (23/4/2014).
Sedianya kata dia, ada tiga Caleg Partai Nasdem yang merupakan mantan kepala desa, namun satu caleg gagal alias hanya dua yang lolos.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
11 manfaat beras kencur untuk kesehatan, mulai dari menambah nafsu makan, menjaga stamina, hingga membantu tidur lebih nyenyak.
Sekawan Limo 2 Gunung Klawih tembus 212 ribu penonton di hari pertama, catat rekor box office Indonesia 2026.
Ngecas mobil listrik semalaman aman berkat BMS, bahkan lebih baik untuk baterai dibanding fast charging menurut studi Geotab.
Pelatih Malaysia Nafuzi Zain soroti kekuatan Timnas Indonesia di Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027 yang disebut sangat ketat.