MERAPI WASPADA : Warga Diminta Tak Terpancing Isu Erupsi

Kamis, 01 Mei 2014 11:27 WIB
MERAPI WASPADA : Warga Diminta Tak Terpancing Isu Erupsi

BERANGKAT SEKOLAH. Sejumlah siswa SDN Sidorejo 2 berangkat sekolah dengan latar belakang Gunung Merapi yang mengeluarkan asap sulfatara yang dibadikan dari di Desa Sidorejo, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Klaten, Jateng, Selasa (26/10). Meskipun status Gunung Merapi naik dari siaga menjadi Awas Merapi sejak Senin (25/10) namun aktivitas warga Desa yang berjarak sekitar 7 kilometer dari puncak tersebut masih seperti biasanya. FOTO ANTARA/Hasan Sakri Ghozali

Harianjogja.com, SLEMAN-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman meminta masyarakat tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas asal usul dan sumbernya.

Masyarakat, khususnya yang berada di sekitar kawasan rawan bencana (KRB) juga dikatakan perlu tetap mematuhi arahan dan aturan yang disampaikan aparat pemerintah dan tim penanggulangan bencana atau tim pengurangan resiko bencana (PRB) setempat.

Warga KRB sudah mendapat informasi segera setelah dilakukan peningkatan status Gunung Merapi. Mereka diminta menyikapi status Merapi dengan meningkatkan kewaspadaan selama beraktivitas di wilayah  KRB.

Warga juga dihimbau mengurangi kegiatan di luar ruangan, khususnya pada malam hari. "Masyarakat sebaiknya mempersiapkan surat-surat penting yang dimiliki untuk kemudian dimasukkan dalam tas yang sewaktu-waktu bisa dibawa," ujar Kepala BPBD Sleman, Julisetiono Dwi Wasito, Rabu (30/4/2014).

Sementara itu Bupati Sleman, Sri Purnomo, meminta para pemilik warung di Kinahrejo tidak bermalam di warungnya. Selain itu, mereka yang memiliki kandang ternak diminta menyiapkan pintu darurat agar memudahkan dalam evakuasi ternak. "Kalau sewaktu-waktu dibutuhkan evakuasi, harta benda yang pokok harus dipersiapkan," ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online