Pemerintah Harus Waspadai Kontraktor Nakal

Kamis, 01 Mei 2014 14:23 WIB
Pemerintah Harus Waspadai Kontraktor Nakal

Harianjogja.com, KULONPROGO—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kulonprogo mengingatkan Pemkab untuk waspada terhadap kontraktor nakal dalam rencana lelang pembangunan taman budaya. Proyek ini rencananya bakal didanai dari dana keistimewaan.

Peringatan ini menyusul rapor merah atas sejumlah proyek di Kulonprogo. Di antaranya proyek rumah sakit tipe D di Sentolo yang hingga kini belum tuntas dan kantor Bupati Kulonprogo yang juga tidak lancar.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kulonprogo, Hamam Cahyadi merasa trauma atas ulah PT Trisna Karya yang konon menghandel proyek rumah sakit dan kantor bupati.

"Jangan sampai kontraktor yang ikut lelang nanti adalah kontraktor bermasalah. Pemkab harus jeli, jangan ada calo kontraktor juga," ujar Hamam, Selasa (29/4/2014).

Apalagi, lanjut dia, gelontoran dana dari Danais untuk membangun taman nilainya sangat fantastis. Nominal Rp14 miliar tentu akan menjadi rebutan para kontraktor mana pun.

Hamam pun sudah mencium gelagat rencana pembangunan taman tersebut sudah menjadi lahan rebutan para kontraktor.

"Ibarat kata baunya sudah amis. Nilai pembangunan taman sangat fantastis, gelagat kontraktor sudah tercium ingin menggarap proyek taman budaya itu," tandasnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu selanjutnya mengharapkan adanya jaminan progres dari setiap kontraktor yang terlibat dalam proses lelang. Tujuannya agar Pemkab tidak kecolongan, sehingga tragedi PT Trisna Karya tidak kembali terjadi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online